Posluhdes, Ujung Tombak Penyuluhan Pertanian di Desa

0

KAB. CIAMIS. FOKUSPRIANGAN.ID – Pos Penyuluhan Pertanian Desa (Posluhdes) Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeti Ciamis mendapat kunjungan sekaligus penyuluhan dari penyuluh pertanian utama Kementerian Pertanian.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai uji petik keragaan Posluhdes. Diharapkan, dengan uji petik ini semua permasalahan yang ada di Posluhdes bisa ditindak lanjuti sampai tingkat kementerian.

Hal tersebut disampaikan oleh Nondi Sumirta, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, usai penyuluhan di aula Desa Sukamaju. Jumat (28/5/21).

“Selain Posluhdes Sukamaju, kita juga sebelumnya sudah mengunjungi Posluhdes Kertasari Mukti di Kelurahan Ketasari. Semoga dengan uji petik ini bisa ada solusi terkait persoalan Posluhdes,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Siti Nurjanah, Penyuluh Pertanian Utama Kementerian Pertanian, mengatakan, Posluhdes harus bisa menjadi penggerak kemajuan pertanian di desa. Menurutnya, Posluhdes memiliki fungsi yang sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian dalam memberikan pelayanan kepada petani dan masyarakat.

“Selain sebagai pemberdayaan masyarakat dan memberikan penyuluhan, kegiatan ini juga untuk menegaskan bahwa Posluhdes memiliki peranan sangat penting sebagai penyelenggaraan penyuluhan yang berada di tingkat paling dasar,” jelasnya.

Lanjut Siti, dengan memaksimalkan Posluhdes, kemajuan desa dalam bidang pertanian akan terwujud. Untuk itu, ia berpendapat, jika seluruh Posluhdes dapat digerakan dalam pembangunan ekonomi di desa bukan tidak mungkin akan mendongkrak perkonomian nasional.

“Masyarakat desa yang mayoritas petani adalah unsur terpenting. Para petani harus terus diedukasi dan lebih diperhatikan, karena mereka yang mengelola kebutuhan pangan utama kita,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, selain sebagai kapanjangan tangan dari BPP, keberadaan Posluhdes juga akan sangat membantu kekurangan tenaga penyuluh lapangan.

Selain itu, ia menambahkan, Posluhdes bisa menjadi ujung tombak penyuluhan pertanian di setiap desa yang ada.

Baca Juga  Cegah Peredaran Narkoba, BNN Cilegon Lakukan Tes Urin di Kostan

Karena menurut Siti, Posluhdes bersifat non struktural yang dimiliki dan dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha pertanian di desa itu.

“Tentu dibutuhkan dukungan dan keterlibatan dari semua pihak untuk bisa menggerakan Posluhdes ini,” tutupnya. (Abid)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here