Menanggapi Audensi Dari Dua Calon Kepala Desa Dan Forum Masyarakat Peduli Desa Sukanagalih, Ini Kata Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kab.Tasikmalaya

0

KAB TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Menanggapi audensi dari dua calon Kepala Desa bersama Forum Masyarakat Peduli Desa Sukanagalih, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Moch Areif Arseha, mengatakan, permasalahan urusan Pilkades (Pemilihan kapala desa) Desa Sukanagalih. Alhamdulillah berjalan dengan lancar, cuma memang ada hal yang sangat mengganjal ketika sebetulnya kunci utama untuk mengklarifikasi itu banyak di pihak panitia Pilkades setempat.” ucap Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Moch Areif Arseha saat ditemui usai memimpin audensi Forum Masyarakat Peduli Desa Sukanagalih Kecamatan Rajapolah di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya. (20/05/21).

“Kita telah mensepakati audensi tetap berlanjut, dan rekan-rekan Forum Masyarakat Peduli Desa Sukanagalih menyampaikan dugaan-dugaan atau temuan-temuan yang ada di lapangan, dan kita ditanggapi masuk masukannya beserta rekan-rekan dari eksekutif yaitu, perwakilan dari Pemdes, bagian hukum juga Camat Rajapolah,”katanya.

Lanjut, Areif, meskipun mungkin buat rekan-rekan Forum belum menghasilkan rasa jauh dari keadilan dan mereka terus akan menuntut fakta di lapangan, kami berikan solusi, mengingat kami juga sebetulnya buka pemutus akhir perkara, ini mau diarahkan kemana, karena ini semuanya ada di panitia tingkat Kabupaten,”ujarnya.

“Bahkan sebetulnya nanti masih jauh dari harapan rekan-rekan Forum, kita sampaikan juga masih ada jalur lain, ini terkait menempuh jalur hukum lewat pengadilan walau pun sebetulnya saya tekankan jangan sampai ke ranah itu, kalau toh sekiranya ini permasalahan bisa di selesaikan di internal desa,dengan duduk bersama,”imbuhnya.

“Insya Allah, kita akan mendorong rekan-rekan dari Forum untuk duduk bersama, kalau toh nanti di ulang kembali untuk duduk bersama rekan-rekan Panitia dan BPD, Insya Alloh ketika mereka siap untuk di gelar audensi selanjutnya kami siap untuk menerimanya kapan pun.

Baca Juga  Ini Sikap LMP Marcab Cilegon Pilkada 2020

Arif menambahkan, Camat sudah menjelaskan untuk dasar di keluarkannya surat keterangan itu karena hal tersebut atas dasar surat keterangan dari dinas terkait di Purwakarta, dan itu saya bisa menanggapinya kita harus bersikap objektif, intinya Pak Camat atau pihak Kecamatan itu tidak gegabah juga untuk memberikan rilis surat keterangan, bahwa yang bersangkutan adalah benar orang tersebut.

“Dalam audesnsi itu kita meminta pandangan dari bagian Pemdes, apakah Pak Camat ini sudah tepat dan sudah di jawab juga, sudah tepat katanya. Meskipun sebetulnya untuk urusan yang lain-lain terkait persyaratan atau admistrasi, terkait ada 2 nama dengan NIK yang sama itu sebetulnya memang tidak ada pihak yang berkompeten untuk memberikan klarifikasi terkecuali dari Disduk.

Di kesempatan yang akan datang, kebetulan saat ini dalam surat audesi tidak di mohonkan pihak dari Disduk di undang kalau tidak salah, jadi ada yang miss 1 dan mungkin nanti di kesempatan yang akan datang (Disduk Capil akan di hadirkan,” paparnya.

Saat ditanya mengenai DPRD akan menyoroti tentang regulasi kedepan? Arief menjelaskan, nah saya fikir tadi saya sudah sampaikan itu, karena memang ini terkait rapat kerja mengevaluasi hasil Pilkades yang 73 desa di tahap pertama dan itu ada beberapa desa yang menyisakan permasalahan.

“Ini rata-rata permasalahannya serupa juga dan saya yakin kami juga bukan pada posisi untuk menyalahkan satu sama lain, menyalahkan Panitia lah dari mulai tingkat desa, Kecamatan sampai Kabupaten. Saya yakin kesalahan ada di kami semua, sampai akhirnya kami bermuara kedepan mungkin ini harus mendorong dari 1 untuk penyempurnaan atau perbaikan regulasi yang ada,” pungkasnya. (Anton)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
2
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here