Orang Tua Walimurid dan Warga Lingkungan Kebondalem Tolak Penghapusan SDN Kubangkutu II

0

CILEGON, FOKUSPRIANGAN. ID – Puluhan orang tua wali murid SDN Kubangkutu II dan warga lingkungan Daliran Kelurahan Kebondalem Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon menolak adanya pendirian sekolah menengah pertama negri (SMPN) 12 Cilegon di Gedung SDN Kubangkutu II. Minggu (23/5/2021).

Hal itu disampaikan warga masyarakat serta disampaikan juga oleh tokoh masyarakat, RT hingga para wali murid yang juga alumni sekolah SDN tersebut, karena tak ingin sekolah nya dihapuskan dan digabung dengan SDN Kubangkutu 1.

Saat dikonfirmasi di kediamannya. Rufaji selaku tokoh masyarakat, wali murid sekaligus alumni SDN Kubangkutu II, mengaku mendukung berdirinya SMPN 12 Cilegon, akan tetapi ia berharap agar tidak menghapus keberadaan sekolah yang sudah ada (SDN Kubangkutu II).

“Pada intinya kami mendukung berdirinya SMPN 12 Cilegon di Kebondalem, karena itu juga untuk kepentingan pendidikan. Akan tetapi saya harap Pemerintah tidak semena-mena dengan menghapuskan sekolah yang sudah ada dan menggabungkannya dengan SD lain, mohon di kaji ulang, jangan seenak bacotnya aja. Terus ada gak payung hukumnya?,” Ucap Rufaji.

Sementara itu Ketua RT05/02 Lingkungan Daliran, Ahmad Jaeni menjelaskan bahwa dirinya pun menolak adanya penghapusan SDN Kubangkutu II, bahkan dirinya membantah adanya pernyataan sejumlah oknum warga yang mengaku tokoh dan mewakili warga masyarakat memberikan persetujuan penghapusan SDN Kubangkutu II.

“Jadi saya tegaskan, bahwa tidak pernah ada pernyataan dukungan penghapusan sekolah SDN Kubangkutu II. Yang ada warga dan sejumlah RT RW merasa dijebak, karena tanda tangan kehadiran yang katanya undangan sosialisasi di masjid Al Falah, lingkungan Bebulak Timur, Kelurahan Kebondalem dimanipulasi karena itu tanda tangan daftar hadir bukan tanda tangan persetujuan penghapusan sekolah SDN Kubangkutu II. Kita merasa di bohongi oleh oknum yang mengatasnamakan Tokoh masyarakat, padahal beliau bukan lah tokoh masyarakat, dan tanda tangan itu bukan persetujuan melainkan daftar hadir,” Jelas Ahmad Jaeni.

Baca Juga  Partai Demokrat Munculkan Nama Dina Lorenza Muncul di Pilkada Kabupaten Sukabumi

Ia juga menambahkan bahwa warga masyarakat secara keseluruhan mendukung pendirian SMPN 12 Cilegon, namun pihaknya mendesak agar pendirian di tempatkan di lahan lain.

“Silahkan kami setuju kalau ada pembangunan gedung SMPN 12. Tapi saya mohon supaya di lahan lainnya kan di Sumampir juga banyak lahan hibah,” Imbuhnya.

Ditempat yang sama. Sekretaris Komite SDN Kubangkutu II Halimah mengaku, pihaknya dan para wali murid juga baru mengetahui saat pihak Dinas Pendidikan Kota Cilegon memberikan informasi mendadak terkait rencana penghapusan SDN Kubangkutu II dan digabung dengan SDN Kubangkutu 1 pada Sabtu 22 Mei 2021.

“Kami juga baru tahu kemarin saat pihak Dinas Pendidikan datang ke sekolah bersama kepala sekolah SMPN 12,” Pungkasnya Halimah.

Diketahui saat ini jumlah SDN Kubangkutu II memiliki jumlah murid sebanyak 270 murid, sementara untuk jumlah SDN Kubangkutu 1 berjumlah 207 murid. (Aan.SGT)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here