Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 H Jalan Raya Cimelati Disulap Menjadi Pasar Dadakan Ratusan Pedagang Mengadu Nasib Disana

0

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Jalan Raya Cimelati Desa Pasawahan kecamatan Cicurug menjelang lebaran, jalan tersebut disulap menjadi pasar dadakan. Pasar dadakan ini biasanya digelar pada setiap hari Minggu sehingga disebut pasar minggu, tetapi menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, pasar tersebut sengaja digelar selama tiga hari berturut- turut dari mulai Minggu (9/5/21) hingga hari Selasa (11/5/21).

Berbagai macam keperluan lebaran ada dijual disana, dari pakaian, peralatan Sholat, sayuran, dagingn sembako, buah-buahan sampai hewan ternak seperti burung dan kelinci dijual disana.
Benny (47), salah seorang pedagang sendal kepada FokusPriangan.id, Senin (10/5/21) mengatakan, kalau dirinya sudah lama berjualan di pasar minggu ini. “Kemarin ( Minggu ) pengunjung membludak, mungkin karena hari libur dan karyawan sudah menerima THR dari tempat kerjaanya,” tuturnya.

Alhamdulillah, ucap Benny, omset kemarin cukup lumayan. “Barang dagangan saya ludes terjual, lumayan buat pulang kampung besok,” kata Benny ditengah kesibukannya melayani konsumen.
Hal senada dikatakan Jubaedah salah seorang pedagang pakaian muslim.
Dia mengaku barang dagangannya laris manis. “Pembeli tidak usah pergi dan berdesak-desakan ke pasar, cukup datang ke sini saja yang letaknya ditengah-tengah pemukiman warga, sehingga menguntungkan warga,” jelasnya.

Kalau soal harga, ucap Jubaedah, tak beda dengan harga dipasar. “Barang-barangnya pun kualitasnya bagus-bagus, harganya pun terjangkau,” katanya.
Nurdin salah seorang pembeli, ketika ditemui FokusPriangan.id mengaku kalau dirinya bersama keluarga, tadinya ingin berbelanja hari Minggu kemarin. “Lantaran melihat lonjakan pengunjung pada hari Minggu kemarin, saya urungkan niat berbelanjanya, lalu saya sengaja hari ini berbelanjannya,” kata Nurdin.

Barang-barang yang dijual disini kualitasnya cukup bagus. “Seperti tsirt, seperti barang yang berada di out let distro, lumayan bagus-bagus dan banyak pilihan,” ujarnya.

Baca Juga  Diduga Gegara Puntung Rokok Tiga Bangunan di Kota Sukabumi Terbakar

Kalau pergi ke mall atau pasar, Nurdin mengaku malas. Pasalnya kondisi mall atau pasar menjelang lebaran pasti dipadati pengunjung. “Sehingga menjadi tidak nyaman,” ucap Nurdin.

Hal demikian dikatakan Titin warga Pasawahan, dia sengaja datang ke pasar tersebut lantaran dekat dari rumahnya.
“Cukup berjalan kaki saja, sudah sampai sehingga tidak membuang-buang ongkos,” katanya singkat. ( Rusdi )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here