Keluhan Pengemudi Ojol Yang Semakin Terpuruk Eh Malah Dibebankan Dengan Membayar Pajak

0

TANGSEL. FOKUSPRIANGAN.ID – Ojek online ( Ojol ) merupakan salah satu sarana alat tranportasi yang banyak di butuhkan segenap lapisan masyarakat, baik dari kalangan ekonomi rendah, menengah maupun ekonomi atas. Seiring dengan semakin berkembangnya usaha ojol membuat pemerintah mulai memberlakukan kewajiban pajak bagi pengemudi ojol dengan di haruskannya bagi setiap ojol memiliki NPWP yang akan segera di berlakukan segera mungkin. Hal ini menimbulkan polemik bagi para ojol di tengah situasi pandemi Covid 19.

Ratno salah seorang driver ojol makmur Comunity Serua berharap dengan akan di berlakukannya kewajiban pajak bagi setiap ojol seharusnya diiringi dengan kenaikan tarif per km nya agar menambah pendapatan dan semangat para ojol dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pengguna jasa ojol. “Guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pengemudi ojol yang selama ini di rasakan sangat memprihatinkan, dengan sistem bonus yang telah ditiadakan pihak perusahaan ojol dan membuat mereka lebih bekerja di luar jam oporasional jam kerja yang lebih dari 8 jam kerja,” kata Ratno kepda FokusPriangan.id, Minggu (2/5/21).

Dia mengatakan, pengemudi ojol terpaksa menambah jam operasional kerja mereka demi mendapatkan penghasilan yang cukup di karenakan tidak adanya sistem bonus seperti dahulu. “Dengan adanya sistem bonus membuat pengemudi ojol semangat menambah jam kerjanya, demi mendapakan penghasilan yang cukup yaitu dengan mengerjar target bonus,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Yanto seorang ojol dari Bascam Puspo Budoyo Kampung Sawah Lama Ciputat Tangsel. Dia mengungkapkan kalau dirinya merasa sulit sekali mendapatkan order. Pasalnya, saat ini semakin banyaknya ojol ojol baru yang membuat penghasilannya berkurang drastis. “Dalam sehari biasanya saya bisa mendapatkan orderan diatas 15 rit sekarang ini paling hanya mendapat order 7 rit berarti penghasilannya berkurang setengahnya atau berkurang 50 persen penghasilannya,” ujar Yanto.

Baca Juga  Investor Lokal Tinjau Tanah Desa Bobojong

Banyaknya saingan dengan bertambahnya ojol ojol baru, ucapnya, membuat penghasilan menjadi berkurang.
“Sudah penghasilan menurun di tambah lagi akan di berlakukannya kewajiban pajak bagi pengemudi ojol dengan keharusan memeliki NPWP bagi setiap pengemudi ojol,” tandasnya.

Yanto meminta agar pemerintah turun tangan, agar nasib para pengemudi ojol tidak semakin terpuruk. ( Muhammad Irfan )

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here