Saat di Tangkap Pelaku Begal Melawan, Akhirnya Satreskrim Polres Tasikmalaya Lumpuhkan Pelaku Dengan Tembakan

0

KAB.TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Anggota Polres Tasikmalaya berhasil melumpuhkan pelaku begal yang meresahkan warga Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut di lakukan karena salahsatu begal sempat melawan polisi dengan tembakan dengan menggunakan pistol rakitan yang di arahkan ke Polisi dan udara.

Menurut keterangan Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, saat rilis di Satreskrim Polres Tasikmalaya, menyampaikan, kejadiannya berlangsung akhir bulan maret di jalur Tasik Selatan, kawanan ini di sergap saat menjalankan aksinya di wilayah Mangunreja.

Pelaku utama berinisial AS (19) asal Kelurahan Nagara Batin Kecamatan Jabung Kota Lampung Timur. Ia sengaja menembak polisi dengan niat melukai petugas agar bisa kabur. Namun, upayanya gagal karena anggota polisi menangkap teman pelaku

“Pelaku yang bawa senjata api dari luar pulau. Dia sengaja oprasi di Jawa Barat. Senjata api selalu dibawa bawa untuk takuti korban dan sesekali digunakan jika kepergok.” Ucapnya.

Diketahui di jalur Cibalong. Waktu disergap melawan dan sempat baku tembak. Pelaku menembakan dua kali tembakan ke udara dan satu kali kearah petugas. Petugas membalas sambil terus berupaya mengejar dan pelaku akhirnya dilumpuhkan.”Kata AKBP Rimsyahtono, Kapolres Tasikmalaya, saat rilis di Satreskrim Polres Tasikmalaya, selasa (27/04/21).

Polisi juga amankan empat orang pelaku lain yang berperan membantu pencurian hingga penadah motor curian. Mereka diamankan di berbagai tempat mulai Tasikmalaya selatan, Garut hingga Cianjur

Modus operandi yang pelaku lakukan adalah dengan merusak kunci kontak sepeda motor, menggunakan kunci later T, yang ujung nya sudah dilancipkan dan dipipihkan. Setelah berhasil dibongkar, pelaku langsung membawa kabur motor curiannya. 

“Pelaku AS ini membawa motor curian dengan senjata dan kunci leter T.” Pungkasnya Rimsyahtono

Untuk pasal yang diterapkan, pasal 363 KUHPidana tentang pencurian, dipidana paling lama tujuh tahun penjara, Undang-undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, bisa dikurung penjara setara 20 tahun kurungan.

Baca Juga  Diduga Adanya Pelanggaran Pemilu, FMPD Akan Kembali Surati KPU

Dan pasal 481 KUPidana tentang penadahan barang hasil curian, diancam hukuman tujuh tahun penjara dan pasal 480 KUHPidana tentang membeli barang curian maka diancam empat tahun penjara. (**”*)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here