Tak Bayar Sesuai Kesepakatan PSK Online di Ciputat Dianiaya Pelanggan Usai Berhubungan Intim

0

TANGSEL. FOKUSPRIANGAN.ID – Sungguh malang nasib seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) ini. Dianiaya oleh pelanggannya hingga ia kritis di Apartemen Green Lake View, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Berdasarkam informasi yang diperoleh menyebutkan, keributan itu dipicu soal pembayaran tarif yang tak sesuai dari kesepakatan.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/4/21) sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku berinisial DC alias J (28), memesan pelayanan seks melalui aplikasi Michat. Lalu disepakatilah pertemuan di salah satu kamar apartemen dengan tarif Rp300.000. “Setelah selesai berhubungan, tersangka hanya membayar Rp150.000 karena tak punya uang. Korban marah tak terima, hingga terjadilah keributan,” kata Kapolres Tangsel , AKBP Iman Imanuddin, Jumat (23/04/21).

Pelaku yang juga berprofesi sebagai sekuriti perumahan lantas mencabut pisau yang telah dibawa sebelumnya di dalam sweater. Kemudian menusukkan pisau hingga 14 kali di bagian perut dan dada korban. “Terjadilah penusukan atau penganiayaan oleh tersangka. Korban menderita luka tusuk 14 kali di bagian perut dan dada,” jelasnya.

Pelaku sendiri telah menyiapkan pisau saat berangkat menuju apartemen. Motifnya adalah untuk berjaga-jaga mana kala sang PSK tak terima dibayar di bawah harga kesepakatan. “Sudah dipersiapkan oleh tersangka. Tapi itu awalnya menurut pengakuan tersangka untuk menakuti saja,” ujarnya.
Korban yang telah bersimbah darah penuh luka tusuk, lantas berupaya melarikan diri ke kamar mandi.

Namun pelaku mengejarnya, kemudian kembali membenturkan kepalanya ke kloset. Tak hanya itu, pelaku merampas barang berharga milik korban berupa seunit handphone. “Beberapa jam kemudian, tersangka berhasil diamankan. Kondisi korban sendiri sudah stabil setelah menjalani perawatan,” ucap Iman.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal percobaan pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan dan atau penganiayaan berat sebagaimana dijelaskan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 53 dan atau Pasal 365 ayat (2) dan atau Pasal 354 ayat (1) dan Pasal 351 ayat (2). “Yang Ancamannya maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya. ( Muhammad Irfan )

Baca Juga  Sat Narkoba Polres Cilegon Amankan 250 Lempeng Tramadol Serta 5500 Butir Hexymer
Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here