Sebanyak 146 Peserta Mengikuti Kegiatan Pelatihan WUB Gelaran Disporabudpar Kota Tasikmalaya

0

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Pencetakan Wirausaha Baru (WUB) di Kota Tasikmalaya telah di tetapkan berdasarkan Peraturan Walikota Tasikmalaya no 49, dimana kebijakan tersebut akan memberikan jaminan dan kepastian terhadap eksistensi masyarakat Kota Tasikmalaya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, sehingga dapat memberikan nuansa baru yang produktif, kreatif dan berdaya saing

Hal ini dikatakan Kabid Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana,M.Si saat laporannya di kegiatan Sosialisasi Materi Kompetensi Dasar Umum Program Wirausaha Baru yang di laksanakan di salah satu gedung pertemuan di Jalan Ir H Djuanda, Senin (29/03/2021).

Adapun maksud kegiatan pelatihan Wirausaha baru adalah memberikan keterampilan dan pengetahuan untuk membantu memulai usaha dengan sukses, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, melahirkan para wirausaha baru di Kota Tasikmalaya. Untuk tujuannya yaitu menciptakan kesempatan kerja, meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengurangi angka pengangguran dan meratakan distribusi pendapatan masyarakat. Pelatihan yang digelar oleh Disporabudpar pada tahun anggaran 2021 mencakup 3 bidang yakni bidang Barista, Fashion dan Media Digital, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 146 orang yang terdiri untuk bidang Barista sebanyak 60 orang, bidang fashion sebanyak 36 orang dan bidang media digital sebanyak 50 orang,” jelasnya.

Kegiatan Sosialisasi Materi Kompetensi Dasar Umum Dalam Program Wirausaha Baru ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf yang ditandai dengan pemukulan gong.

Dalam sambutannya, Plt Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf mengatakan wirausaha merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi baik secara makro maupun mikro. Secara makro wirausaha berperan sebagai penggerak, pengendali dan pemacu perekonomian suatu bangsa karena dapat menghasilkan kreasi kreasi baru dalam menghasilkan produk barang dan jasa berskala global. Semua itu dari proses dinamis wirausaha yang kreatif.

Baca Juga  Desa Batulawang Salurkan BLT DD Untuk 23 KPM

“Secara mikro, usaha kecil berfungsi sebagai transformator antar sektor yang dapat meningkatkan efisiensi ekonomi dalam menyerap sumberdaya lokal dan sebagai sarana pendistribusian pendapatan nasional karena jumlahnya tersebar di perkotaan dan pedesaan,” pungkasnya. (H.Amir)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here