Hj Wiwin Berharap Dengan Kegiatan AMP Tidak Ada Lagi Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kelurahan Cipari

0

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – UPTD Puskesmas Mangkubumi guna menekan angka kematian Ibu dan Bayi di wilayah kerjanya, menggelar Audit Maternal Perinatal di GOR Kelurahan Cipari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Selasa (16/03/2021).

Audit Maternal Perinatal Sosial (AMP Sosial) merupakan sebuah kegiatan yang menelusuri sebab kesakitan dan kematian ibu dan bayi dengan maksud mencegah kesakitan dan kematian di masa yang akan datang.

Hal tersebut diungkapkan Bagian Programer Anak dan Remaja UPTD Puskesmas Mangkubumi Hj Wiwin Wintarsih, S Tr.Keb.


Pihak kami mengambil tempat di Kelurahan Cipari sebagai lokus fokus kegiatan AMP Sosial ini karena kasus kematian bayi pada tahun 2020 penyumbang terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi sebanyak 6 kematian bayi berasal dari Kelurahan Cipari.

Untuk di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi kasus kematian bayi ini ada sebanyak 19 kematian, yang terbanyak Kelurahan Cipari. Kemudian pada tahun 2021, angka kematian ibu juga terjadi, ada 1 kematian ibu ada di Kelurahan Cipari. Mendapati hal ini terus terang kami selaku Tenaga Kesehatan Puskesmas Mangkubumi merasa miris kalau di wilayah Mangkubumi dimana di wilayah Mangkubumi ini merupakan wilayah yang termasuk wilayah Kota.

Tetapi kasus-kasus yang terjadi karena emang ada yang krusial seperti halnya di Cipari, kematian ibu yang terjadi itu karena Covid-19 , tetapi bukan hanya covid dilatar belakangi dengan Kekurangan Energi Kalori Kronis (KEK). Padahal kalau di lihat di wilayah Cipari sepertinya tidak mungkin ada kasus KEK.

Karena menurut kami masyarakat di Kelurahan Cipari itu begitu peduli, kemudian taraf ekonomi nya pun tidak terlalu rendah.

“Kami merasa sangat sedih ketika kematian semakin tinggi dan ini tidak hanya bisa diselesaikan oleh tenaga kesehatan saja,tetapi kita harus bekerjasama, bekerja tim seluruh komponen termasuk lintas sektor, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemangku kebijakan stake holder yang ada di wilayah terutama di Kelurahan Cipari untuk ikut mendukung atau berperan serta baik itu tenaga, fikiran, waktu atau pun anggaran untuk menyelesaikan segala permasalahan di wilayah Cipari. Kita berharap, pada tahun 2021 ini stop kematian ibu dan bayi jangan nambah lagi dan utamanya ke depannya kita bisa lebih bersinergi. Bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah Cipari yang memang sudah nampak jelas, ” tegasnya. (H. Amir)

Baca Juga  ARM, Balon Bupati Tasikmalaya: Kegiatan Lomba Menulis Ini Murni Mencari Bibit Bibit Yang Berbakat Dalam Hal Tulis Menulis
Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here