Serap Aspirasi Warga Anggota DPRD Kab.Tasikmalaya Drs. H. Asep Hussein YS, M.Si, Fraksi Partai Golkar Gelar Reses

0

KAB TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya fraksi Partai Golkar Drs. H. Asep Hussein YS, M.Si, melaksanakan reses masa persidangan II tahun 2020 – 2021yang bertempat di Bale Morosono Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. (04/03/2021).

Dalam kesempatan hadir para Ketua RW, BPD, LPM dan Karang Taruna.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Manggungjaya E. Supyan menyampaikan rencana pemekaran Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah dan memperjuangkannya dari tahun 2013.

“Minggu kemarin ada informasi dari Provinsi terkait pemekaran desa, Desa Manggungjaya termasuk salah satu desa yang masuk kriteria dengan pertimbangan jumlah Kepala Keluarga (KK) lebih 2.900 KK dan posisi Indeks Sumberdaya Manusia (IDM) masuk dalam kategori desa maju,”ucap Kepala desa sekaligus salah seorang penggagas pemekaran Desa Manggungjaya.

Menurut Supyan, kendalanya menyangkut pemetaan karena harus berdasarkan peta dari
Base information globe (BIG), sedangkan peta yang sekarang masih merujuk pada peta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA).

“Memerlukan anggaran untuk pemetaan sebesar Rp. 40.000.000. Berdasarkan Peraturan Bupati (Purbup) terkait pemekaran adalah :
1. Jumlah penduduk
2. Pemetaan wilayah
3. Rencana penempatan kantor desa,”katanya.

Lanjut Supyan, sedangkan untuk KK desa yang baru, harus 2.400 dan untuk desa lama/induk harus 6.000 KK. Prasyarat yang baru yaitu, Peta batas desa, menjadi salah satu syarat datangnya rekomendasi dari BIG Cibinong dengan peta sistem digital dan matrik karena harus menyertakan titik-titik kordinat.” Ia juga menyampaikan terkait anggarannya untuk pemetaan sebesar Rp. 40.000.000, itu untuk biaya konsultan dan pilar batas Rp. 2.000.000, serta titik awal pemekaran harus berdasarkan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) serta membentuk tim Panitia Khusus (Pansus).

Baca Juga  Polres Cilegon Launcing Program Keselamatan dan Baksos Untuk Driver Blue Bird

Ia mengatakan, menyangkut pemetaan batas-batas desa harus benar-benar menjadi pertimbangan penting karena menyangkut potensi desa dan berpengaruh terhadap penetapan anggaran Dana Desa,”ujarnya.

Supyan menambahkan. “Di Kabupaten Tasikmalaya sudah ada 12 desa yang sudah layak untuk melakukan pemekaran, dari 12 desa tersebut yang dianggap layak melakukan pemekaran saat ini hanya Desa Manggungjaya yang di dorong untuk melakukan pemekaran.” Anggaran 30% dari Dana Desa harus di sertakan dalam perencanaan pemekaran desa ini, Desa persiapan mengangkat Penjabat sementara (Pjs) dan perangkat desa Pjs.”Pungkasnya.

Sementara itu, H. Asep sangat mengapresiasi rencana pemekaran tersebut dan menyarankan untuk mempertimbangkan potensi, IDM juga pertumbuhan ekonomi di desa baru nanti, jangan sampai desa baru menjadi beban bagi desa induk.

“Pemekaran ini harus berdasarkan atas kebutuhan pemekaran desa baru dan keinginan warga desa itu sendiri, bukan kepentingan segelintir elit desa,” tandasnya. (Anton)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here