Aset bumdes Saluyu di Duga Tidak Ada Kejelasan

0

KAB. CIAMIS, FOKUSPRIANGAN, ID – Bumdes adalah badan usaha milik Desa seperti bumdes desa Panumbangan Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis yang dirikan dari tahun 2016 sampai 2021. sekarang ini menuai polemik dan isu di tengah masarakat desa Panumbangan.

Menurut ketua Bumdes Panumbangan Dindin dan Aang Komarudin mantan kades Panumbangan saat di temui, mengatakan untuk masalah bumdes Panumbangan, Bumdes tidak ada usaha cuma menggunakan jasa, dan dari pertama di dirikan tidak di kasih modal sampai sekarangpun,”ucapnya Selasa (02/03/21).

“Ada pun di tahun 2020 permodalan dari desa di gunakan untuk pembelian tanah buat pembuangan sampah seharga tujuh puluh dua juta,”katanya.

Masih ketua Bumdes, untuk masalah gaji orang bumdes juga di bayar dari FADES desa bukan dari Kentungan Bumdes, karna bumdes tidak ada usaha tapi mengunakan jasa tidak ada keuntungan. “Kalau ada keuntungan itu (bohong) Bundes Panumbangan tidak usaha, ada pun juga dari keuntungan dari ATK itupun tidak maksimal,”ujarnya.

Lanjut Ketua, untuk tahun 2020 dari Bumdes sudah di setorkan melalui bank BJB masuk ke rekening desa bahkan setruk setoran nya juga ada, dan untuk penagihan tahun 2021 kami tidak ada. “Pelaporan bahwa itu sudah ada tagihan laporan dari desa atau dari siapa saja ke bumdes, dan untuk masalah penagihan itu ke ibu Yuli dan peruntukannya peruntukannya, itu untuk apa, kami ketua bumdes tidak tahu,” Jelasnya.

Sementara Kades Panumbangan yang baru Dedi Sopiadi, menyampaikan, untuk masalah pelaporan pertanggung jawaban data bumdes yang di laporan kepada kami hanya tahun 2020 saja tidak kurang atau lebih. “Untuk laporan data dari 2019 kami tidak tahu belum ada tembusan, yang kami tahu 2020 itu juga data bumdes Panumbangan menurut persi kami tidak ada usaha, atau untung dan untuk pengelolan sampah pun nol ada pun di 2020 permodalan untuk bumdes di laporan data di gunakan untuk pembelian tanah untuk pembuangan sampah yang lokasinya di pinggir Citanduy seluas dua ribu meter, dan harga nya Tiga Puluh Dua Juta yang tertulis dan tenda 15 juta serta alat ATK, potokopi ada pun dari F,A,D pasar dan kios di data tidak maksimal (sedikit),”katanya.

Baca Juga  Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 Berpotensi Ada Politik Uang

Masih kata Kades, kami pun tidak tahu untuk permodalan bumdes berapa, untuk pengeluaran berapa serta pemasukan berapa kami tidak tahu. Dan kalau pingin tahu penjabaran masalah bumdes 2020/2019 ke mantan Kades pjs pasti dia tahu penjelasan nya seperti apa dan kami sampai hari ini belum menerima laporan yang kebelakang cuman laporan tahun 2020 saja,”ujarnya.

“Dan untuk masalah PAD pasar, dari kios kios PKL dan lain lain itu asetnya sudah di alihkan ke bumdes semua itu untuk desa, dan kami tidak tahu sama sekali,”pungkasnya.

Sementara, Endang Sopian Selaku mantan Pjs Panumbangan sekaligus sebagai komisaris bumdes Saluyu desa Panumbangan 2020, menjelaskan sebenarnya aset bumdes udah besar aset bumdes berupa satu tenda ,alat ATK ,dan pembelian tanah untuk sampah, dan permodalan bumdes 2020 ada tujuh puluh lima juta cuman langsung di belikan tanah untuk TPA,”katanya.

“Untuk masalah penghasilan kami sudah di setorkan ke rekening desa lewat Bank BJB maka bumdes tidak akan ada saldo ,waktu yang lalu pun 180 juta lebih per bulan sudah masuk ke desa,” Imbuhnya.

Ditempat lain ketua GMBI, KSM Panumbangan pun merasa prihatin dengan adanya polemik Bumdes desa Panumbangan yang tidak berjalan sedangkan untuk PAD pasar kios dan kaki lima tidak ada penghasilan serta di lirik dari kacamata masarakat aset Bumdes Panumbangan begitu besar dan bagus karna ada pasar dan kios serta kaki lima dan terminal, tapi pada kenyataannya tidak ada keuntungan alias nihil,”herannya. (Tim)

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1
2
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here