Aktivis Santri dan Mahasiswa Bangun Sinergitas Tradisi Intelektualisme

0

KAB. TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Bertempat di Sanggar Pembebasan, Kp. Tanjungsirna, Desa Banjarsari, Kab. Tasikmalaya, sekelompok santri dan Mahasiswa Kab. Tasikmalaya bagian utara gelar pertemuan bertajuk Temu Ide Kaum muda dalam Pembangunan Tradisi Intelektualisme, Sabtu, (27/02/2021).

Mengingat situasi Pandemi yang diakibatkan Corona virus Disease-19 yang telah banyak mengakibatkan dampak buruk bagi jiwa, serta merusak daya nalar para pelajar dan mahasiswa, sehingga tidak sedikit ruang keilmuwan yang banyak dilupakan oleh generasi milenial.

Padahal, generasi milenial adalah harapan masa depan bangsa dimana kunci peradaban ditambatkan harapannya di pundak mereka.

Hal itu diungkapkan oleh Faisal Nursyamsi, salahsatu aktivis santri dari Ponpes Persatuan Islam 182 Rajapolah.

“Sebagaimana pesan Al-qur’an di wahyu pertama, maka intelektualisme harus dimulai dengan kesadaran membaca.” Ujarnya.

Faisal yang juga banyak terlibat di gerakan seni karindingan Tasik Utara itu menilai bahwa situasi Covid-19 adalah rintangan di satu sisi tetapi juga merupakan tantangan di sisi yang lain.

“Maka kita harus mengambil peran terbaik dengan menjadikannya tantangan agar masa depan yang berada di pundak generasi muda dapat mencapai Indonesia emas di tahun 2045.” Jelasnya lagi.

Selain agenda maping peta intelektualisme, acara yang dilangsungkan di Sanggar Pembebasan ini juga dihangatkan dengan pembedahan buku dan mendiskusikan pembangunan tradisi intelektualisme secara berkala.

Demikian juga disampaikan oleh Fahmi Wahyudin dari kalangan Mahasiswa. Menurutnya, kita perlu menyadari pentingnya intelektualisme sebagai dasar kemajuan Bangsa.

“Namun yang jauh lebih penting, kita harus berani memulai sekarang, memulainya secara konsisten, dan siap melakukannya bersama-sama agar iklim intelektualisme yang dulu sebagai tonggak kemajuan bangsa dapat terawat secara simultan dan kontinyu.” Ungkap Fahmi.

Berlangsung selama 6 jam, mereka menyudahi pertemuan dengan menyepakati agenda rutin diskusi intelektual dalam rentang pasti di setiap satu bulan satu kali. (Anton).

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Setelah Dicabutnya PSBB Parsial di Kabupaten Cianjur 29 Mei nanti, Kapolres Cianjur Imbau Agar tetap Selalu Jaga Protokol Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here