Pada Musrenbang Sektoral Disporabudpar, Ini Pesan Yang Disampaikan Plt Walikota Tasikmalaya

0

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah (Musrenbang Sektoral) Tahun 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2022 dengan tema “Memacu Pertumbuhan dan Pemerataan Pembangunan Menuju Masyarakat Maju dan Madani” bertempat di Gedung Kesenian Komplek Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya, Kamis (18/02/2021).

Kegiatan Musrenbang Sektoral Disporabudpar ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya Hadian dalam laporannya menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan Musrenbang Sektoral ini yaitu menyusun perencanaan terhadap program-program kegiatan strategis tahun 2022 sesuai dengan prioritas pembangunan bidang kepemudaan, olahraga, kebudayaan dan bidang pariwisata.

“Peserta yang menghadiri kegiatan ini sebanyak 20 undangan dari seluruh stakeholder yang membidangi Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata ditambah dengan peserta pra Musrenbang yang dilaksanakan pada tanggal :
– 15 Februari 2021 Bidang Kepemudaan dan Olahraga.
– 16 Februari 2021 Bidang Kebudayaan dan
– 17 Februari 2021 Bidang Pariwisata. Dengan jumlah peserta masing-masing bidang 20 orang. Jadi total peserta adalah 80 orang. Dibagi kedalam 4 hari. Untuk hasil yang diharapkan yakni terealisasinya program urusan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata antara lain :
– Bidang Kepemudaan dan Olahraga.
1. Program pengembangan kapasitas daya saing Kepemudaan
2. Program pengembangan kapasitas daya saing Keolahragaan.
– Bidang Kebudayaan.
1. Program pengembangan kebudayaan.
2. Program pengembangan kesenian tradisional
3. Program pembinaan sejarah
4. Program pelestarian dan pengelolaan cagar budaya dan
– Bidang Pariwisata
1. Program peningkatan daya tarik destinasi Pariwisata
2. Program Pemasaran Pariwisata
3. Program Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” jelasnya.

Pelaksana Tugas Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf dalam sambutannya menuturkan bahwa banyak hal yang harus di benahi dalam upaya pembangunan bidang Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata. Hal ini berarti masih banyak yang harus kita kerjakan untuk menjadikan landasan pembangunan ini kokoh

“Disporabudpar ini bisa betul-betul bisa memberikan perhatian. Karena tugas pokok kita adalah melayani masyarakat supaya tujuan yang diharapkan oleh Pemerintah dan DPRD ini adalah bagaimana kita bisa mensejahterakan masyarakat. Persoalan yang di hadapi khusus Disporabudpar adalah persoalan etika. Untuk itu saya minta, tolong layani masyarakat dengan baik, berikan pula etiika yang baik. Apalagi pada situasi seperti ini pasti ada perasaan yang tidak menentu juga ada rasa kejenuhan di masyarakat. Saya sendiri bersama tim dari Forkopimda sudah satu tahun berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tapi ternyata sudah semakin meningkat. Pada bulan Agustus 2020 lalu kita sudah cukup bagus, Rumah Sakit sudah kosong tidak ada pasien, yang meninggal pun hanya ada 8 orang namun ketika memasuki bulan November dan Desember terjadi peningkatan yang krusial, sehingga semua Rumah Sakit pun penuh kembali, yang karantina klaster keluarga menjadi daftar tunggu. Satu sisi para pelaku usaha harus berjalan sehingga muncullah kebijakan dari Bapak Menteri Dalam Negeri dan pak Gubernur, kami pun telah memberikan banyak peluang bagi para pelaku usaha yaitu dengan melakukan pembatasan jam usaha. Inilah yang di perlukan oleh kita, disiplin masyarakat di bantu oleh kita untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat bagaimana dalam kehidupannya selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan baik sehingga betul-betul masyarakat kita disiplin. Kemudian kalau sudah disiplin dan protokol kesehatannya dijaga semuanya Insha Allah penurunan angka-angka yang terkonfirmasi akan berkurang,” katanya.

Sesuai dengan tema pembangunan tahun 2022 yang di jabarkan melalui salah satu sasaran prioritasnya adalah pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta peningkatan daya saing daerah melalui pengembangan pariwisata kota, diantaranya :
1. Pengembangan kawasan wisata Situ Gede.
2 Pengembangan Kampung Wisata
3. Pengembangan ekonomi kreatif berbasis teknologi informasi
4. Peningkatan kapasitas sumber daya pariwisata, tambahnya.

“Saya harapkan Disporabudpar mampu untuk mewujudkan apa yang telah menjadi prioritas pembangunan Kota Tasikmalaya untuk tahun 2022 yang akan datang,” harap H Yusuf.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Walikota Tasik Bersama Unsur Forkopimda Hadiri Test Landing Dan Take Off Pesawat C-130H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here