Forum Perangkat Daerah Dinas Koperasi, UMKM, Indag Dibuka Plt Walikota Tasikmalaya

0

Reporter : H Amir

KOTA TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Pada kegiatan Firum Perangkat Daerah yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan di Aula Pusat Pengembangan Industri Kecil (PPIK) Kota Tasikmalaya, Senin (15/02/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses pembangunan di Kota Tasikmalaya untuk merencanakan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 di bidang Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang no 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Adapun arah kebijakan dan tema pembangunan tahun 2022 sebagaimana tertuang dalam RPJMD adalah “Memacu Pertumbuhan dan Pemerataan Pembangunan Menuju Masyarakat Maju dan Madani”. Rancangan rencana kerja Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan tahun 2022 yang tersusun sebagai output dari kegiatan forum perangkat daerah ini diharapkan mampu melahirkan program-program, kegiatan-kegiatan, sub kegiatan-sub kegiatan prioritas dan berkualitas yang ditetapkan atas dasar pertimbangan bahwa program tersebut bersifat realistis, penting dan mendesak untuk di laksanakan serta memiliki dampak nyata terukur dan langsung dirasakan oleh masyarakat yang dapat memacu pertumbuhan dan pemerataan pembangunan menuju masyarakat maju dan madani. Serta mampu menjawab dan mengatasi permasalahan masyarakat di sektor koperasi, usaha mikro kecil dan menengah, perindustrian dan perdagangan yang pada akhirnya mampu meningkatkan pencapaian indeks daya beli, laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (Hippatas) H Ahmad Jahid ,SH menyampaikan bahwa pada kegiatan ini pihaknya mengajukan beberapa usulan, namun yang menjadi skala prioritas utama ada 3 buah usulan.

“Pasar Cikurubuk sebagai icon Kota Tasikmalaya, sepatutnya untuk dapat diprioritaskan dalam hal penertiban pembangunan di pasar Cikurubuk. Sebagai prioritas utama yang kami usulkan pada kesempatan ini diantaranya:
1. Revitalisasi Blok A1 yang bekas kebakaran yang terjadi pada 7 tahun yang lalu yang di dalamnya terdapat sekitar 135 kios. Adapun besarnya anggaran sebesar Rp 10 Miliar
2. Drainase Pasar Cikurubuk, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 5 Miliar.
3. Revitalisasi Pasar yang berada di Blok B2. Ya Atap kios sudah banyak yang bocor. Pedagang yang ada di Blok ini ada sekitar 145 kios. Anggaran yang di butuhkan sebesar Rp 5 Miliar,” pungkasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Sekda Kabupaten Sukabumi Monitoring Penyaluran BST di Desa Benda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here