Peringati HPN 2021, Solidaritas Jurnalis Singaparna Bersama Kemenag Kab. Tasikmalaya Dan Baznas Potong Kue

0

Reporter: Wawan

KAB.TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Setiap tanggal 9 Februari digelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Pada HPN 2021 kali ini Solidaritas Jurnalis Singaparna bersama Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dan Baznas menggelar Master Kemenag Bersinergi di Aula Gd. PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (9/2/2021).

Acara peringatan HPN itu diisi dengan talkshow zoom meeting tentang sosialisasi protokol Kesehatan dan diakhir dengan pemotongan kue ulang tahun dan doa bersama. Kegiatan tersebut diikuti seluruh anggota Solidaritas Jurnalis Singaparna dan Anggota Master (Humas Satker) bersama seluruh ASN Kementerian Agama baik yang ada di Madrasah ataupun KUA se-Kabupaten Tasikmalaya secara virtual.

Perwakilan Jurnalis, Deden Rahadian mengatakan, dalam mengisi HPN tahun 2021, sejumlah jurnalis bersepakat untuk mensinergikan kegiatan dengan Kementrian agama dan Baznas dengan melakukan kegiatan bakti sosial dan kampanye prokes kepada insan Kementrian agama. “Kita bersinergi dengan kementrian agama, kita mengisi HPN dengan hal positif membantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri,” ujar Deden.

Master Kantor Kemenag mengemas peringatan HPN 2021 dalam bentuk talk show, di Gedung PLHUT Kemenag, bersinergi dengan Baznas dan sejumlah awak media. “Bangkit dari pandemi, pemulihan ekonomi, pers sebagai akselerator perubahan,” demikian tema dari talk show itu. Master sendiri berharap dapat membagun sinergitas di internal mereka. “Kami juga bertujuan untuk memberi pemahaman kepada sekolah madrasah agar tidak mempunyai kesan negatif terhadap pers,” ujar Ketua Master Kemenag, Fajri Adi Nugraha.

Di samping itu, Fajri berharap Master tidak alergi saat berhadapan dengan wartawan. Karena menurutnya, wartawan sungguhan tidak memiliki kepentingan lain di luar menggali, mengolah, dan menyajikan informasi.
“Mungkin sering dari mereka berhadapan dengan oknum yang mengaku dari media kemudian meminta hal yang macam-macam. Kami ingin menghilangkan citra buruk itu dari Master,” tandasnya.

Selepas talk show, Master beserta awak media dan Baznas bergeser ke Kampung Sindanglaya Desa Sukamulya, Kampung Cipasung dan Kampung Kokol Desa Cipakat.
Tujuannya adalah mendistribusikan bantuan sembako kepada sejumlah keluarga yang menjalani isolasi mandiri. Paket sembako dari Baznas sebanyak 48 kantong. “Ini menunjukan bahwa Baznas itu hadir dan merespon bencana Covid-19. Karena ditunjau dari sisi ekonomi dan sosial, Baznas memang harus bisa menghadirkan solusi,” ujar Kepala Divisi Pendistribusian Baznas, Ade Badru Zaman.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Pemerintah Kecamatan Manonjaya Gelar Musrenbang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here