Pada Musrenbang Kecamatan Mangkubumi Ada Sebanyak 1344 Usulan Warga

0

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang di laksanakan Kecamatan Mangkubumi di Aula Kecamatan pada hari Selasa (09/02/2021) merupakan kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan terakhir, atau Musrenbang penutup setelah beberapa hari ke belakang sebanyak 9 Kecamatan telah melaksanakan kegiatan Musrenbang.

Berhubung saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, panitia pelaksana kegiatan selain menggelar di Aula Kecamatan juga digelar secara virtual. Untuk jumlah peserta yang menghadiri di Aula dibatasi dan di wajibkan memakai masker juga menjaga jarak.

Pada kegiatan Musrenbang di Kecamatan Mangkubumi, jumlah daftar kegiatan yang di usulkan ada sebanyak 1344 usulan kegiatan yang merupakan hasil Musrenbang 8 Kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Mangkubumi. Kelurahan Mangkubumi mengusulkan sebanyak 189 kegiatan, Kelurahan Cipari sebanyak 74 kegiatan, Kelurahan Cipawitra 133 kegiatan, Kelurahan Karikil134 kegiatan, Kelurahan Cigantang 434 , Kelurahan Linggajaya 75, Kelurahan Sambongpari 166 kegiatan dan Kelurahan Sambongjaya sebanyak 137 usulan kegiatan.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya Drs H Muhammad Yusuf menyampaikan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 dan Permendagri Nomor 86 tahun 2017 bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sebagai salah satu tahapan dalam penyusunan RKPD ini adalah di laksanakannya Musrenbang RKPD Kota Tasikmalaya tahun 2022 tingkat Kecamatan yang bertujuan untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap usulan rencana kegiatan pembangunan Kelurahan yang di integrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah Kecamatan yang di kelompokkan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Adapun hasil capaian kinerja pembangunan dalam indikator makro pembangunan daerah selama 3 tahun terakhir yaitu :
1. Indeks Pembangunan Manusia
Tahun 2017 : 71.51 point
Tahun 2018. : 72.03 point
Tahun 2019. : 72.84 point
2. PDRB Per Kapita
Tahun 2017 : 27.69 Juta
Tahun 2018. : 30.32 Juta
Tahun 2019 : 32.79 Juta
3. PDRB ADH Berlaku
Tahun 2017 :18.32 Triliun
Tahun 2018 :20.09 Triliun
Tahun 2019: 21.75 Triliun
4. Laju Pertumbuhan Ekonomi.
Tahun 2017 : 6.07 %
Tahun 2018. : 5.94 %
Tahun 2019 : 5.97 %
5. Inflasi Daerah
Tahun 2017 : 3.88 %
Tahun 2018. : 2.30 %
Tahun 2019 : 1.72 %
6. Indeks Gini
Tahun 2017 : 0.410 point
Tahun 2018.: 0.391 point
Tahun 2019 : 0.360 point
7. Laju Pertumbuhan Penduduk
Tahun 2017 : 0.27 %
Tahun 2018. : 0.20 %
Tahun 2019 : 0.12 %
8. Tingkat Kemiskinan
Tahun 2017 : 14.80 %
Tahun 2018. : 12.71 %
Tahun 2019 : 11.60 %
9. Tingkat Pengangguran Terbuka
Tahun 2017 : 6.89 %
Tahun 2018. : 6.85 %
Tahun 2019 : 6.75 %, ” jelasnya.

Adapun beberapa rencana kegiatan prioritas di tahun 2022 diantaranya :
1. Penuntasan pembangunan Gedung RSU Pratama Dewi Sartika dan RSU Pratama Purbaratu.
2. Lanjutan pembangunan jalan lingkar utara.
3. Penataan objek wisata Situ Gede.
4. Penataan Alun-alun.
5. Revitalisasi pasar rakyat.
6. Optimalisasi PPIK (Pusat Pengembangan Industri Kerajinan).
7. Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
8. Lanjutan pembentukan Wira Usaha Baru.
9. Pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas serta penyediaan sarana pendidikan
10. Peningkatan pelayanan publik. Diantaranya melalui pembangunan dan rehabilitasi gedung kantor perangkat daerah Kecamatan dan Kelurahan, serta kegiatan-kegiatan strategis lainnya,” pungkasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1
1
+1
Baca Juga  Minta HRS Dibebaskan Puluhan Ulama Dari FSUMP Datangi Polres Sukabumi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here