Bidang PPPA Dinsos kab. Tasikmalaya Raih Beberapa Penghargaan Dari Prov. Jabar dan Kementrian

0

Reporter: Iwan/Wawan

KAB.TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Berkat kinerja yang maksimal Kabupaten Tasikmalaya melalui bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya meraih beberapa penghargaan yang salah satunya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Th.2018 dan Juga Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2019 dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Ditemui diruang kerjanya, Senin (08/02/2021) Kepala Bidang PPPA Dinsos Kab. Tasikmalaya Dra.Yayah Wahyuningsih. M.M didampingi Kasie pemberdayaan perempuan Dra.Elis Sumarlina dan Kasie perlindungan Anak Drs.Hidayat menyampaikan Alhamdulillah untuk bidang PPPA, ditingkat Provinsi meskipun kita masih dalam tahap awal kita sudah mengikuti Kegiatan KLA, APE, PUG, terus Forum anak, dan Ngabring Kasakola atau Ngabaso, dan dari tahun 2017 kita disitu mengikuti KLA dan kita berada diperingkat bawah kita terus bekerja di 2018 mengikuti penilaian lagi kita ada peningkatan dan Alhamdulillah di 2019 kita mendapat Point diatas 500 sehingga kita dapat penghargaan KLA meskipun tingkat pratama Se Indonesia dan tidak semua Kab/Kota dapat penghargaan itu,”ungkapnya.

Lebih lanjut Yayah memaparkan Kemudian untuk penghargaan Anugerah Ekapraya parahita itu ditahun 2018 dan diterima langsung oleh bupati di Istana merdeka Wakil presiden RI sebagai bentuk penghargaan dari kementrian PPPA untuk kabupaten yang sudah melaksanakan pengatasnamaan Gender dalam pembangunan, meskipun pada dasarnya kita masih sulit untuk mengaplikasikan secara keseluruhan, selain KLA dan APE kita juga mendapat penghargaan diprogram unggulan Ngabring kasakola Atau ngabaso dari Pemprov Jabar serta Forum anak Kabupaten, “paparnya.

Masih kata Yayah perlu diketahui di bidang PPPA itu kita ada 3 Kepala seksie (kasie) yaitu Kasie Kelembagaan/PUG, Kasie Pemberdayaan Perempuan (PP), Kasie Perlindungan Anak (PA) dan juga dibantu tenaga Motekar (Motifator Ketahanan keluarga) semuanya 34 orang yang ada di 34 Desa 8 kecamatan itu sebagai tangan kanan kita dilapangan apabila terjadi hal hal yang berkaitan terhadap kekerasan perempuan dan perlindungan anak,”imbuhnya.

Yayah berharap meskipun kita belum maksimal tetapi kita merasa bangga atas capaian yang diraih dan ingin meningkatkan kembali minimal mempertahankan karena ini capaian Kabupaten atau gengsinya Kabupaten, dan perlu ditngkatkan pemahaman tentang Gender ke semua leadership atau steakholder kerena yang dinilai bukan di bidang PPPA saja tetapi Kebijakan Kabupaten Tasikmalaya,”pungkasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Jalin Silaturahmi, Kapolsek Sukaresik Gelar Pengajian dan Doa Bersama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here