Diduga Lantaran Kesal, Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kp. Pangligaran Desa Rajapolah Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

0

Reporter: Anton

KAB.TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Diduga lantaran kesal dan Kecewa dengan jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki, warga di Kp. Pangligaran Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, menanam pohon pisang.

Hasil pantauan fokuspriangan.id, di lokasi tampak terlihat beberapa pohon pisang ditanam di tengah jalan yang kondisinya rusak parah.” Sedang sebagian jalan khususnya ditanjakan yang terletak di wilayah Kp. Karangmulya RT 04 RW 02 Desa Rajamandala, Kecamatan Rajapolah , sedang di perbaiki dengan cara di rabat.

Fokuspriangan.id , menghampiri dua orang pemuda dilokasi tersebut yang tidak mau jati dirinya di sebutkan menjelaskan perbaikan jalan dilakukan secara swadaya sudah selama 3 (tiga) hari serta Pemerintah datang kesini dan memberikan bantuan “, Katanya

Ditanya prihal penanaman pohon pisang ditengah jalan yang terletak di Kp. Pangligaran.” Ia mengatakan terjadi kemarin sore, mungkin masyarakat kesal karena tak kunjung di perbaiki,” ujarnya kepada fokuspringan.id, Rabu (03/02/2021).

Sementara Kepala Desa Rajamandala Enjang Jalaludin, S.H, ketika ditemui di kantornya mengatakan, jadi memang jalan itu adalah jalan Kabupaten, Jl. Rajapolah-Calingcing, yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan. Diantara nya Kecamatan Sukahening dan Rajapolah. Selanjutnya Desa Rajamandala, Rajapolah (Kecamatan Rajapolah) dan ke Desa Banyurasa (Kecamatan Sukahening)”, Kata Enjang Jalaludin, S.H.

Masih dikatakan Enjang jalan tersebut
Itu kan kewenangannya mutlak ada di Kabupaten Tasikmalaya, karena posisinya ada di Kabupaten sehingga Pemerintah desa itu tidak bisa untuk memperbaiki jalan tersebut dari anggaran yang masuk ke desa. Kalau misalkan jalannya di hibahkan ke desa tentunya kami bisa mengupayakan perbaikan jalan tersebut, tapi Sekarang kondisinya semakin rusak parah/Berat,”Katanya.

Lanjut Enjang, apalagi jalan tersebut adalah akses jalan yang sangat luar biasa dibutuhkan oleh masyarakat, pedagang yang setiap hari bahkan dari mulai pukul dua dini hari itu sudah ramai dilintasi pengendara yang pergi ke pasar “Goengan ka palasar” (pedagang warungan ke pasar). “Sedangkan kondisinya rusak parah, ini salah satunya dapat membahayakan warga yang melintas di jalan ini,” Tuturnya.

“Untuk upaya selama ini dari pihak Pemdes (Pemerintah desa), salah satunya menggerakan partisipasi swadaya dari masyarakat. Dan Alhamdulillah sudah dua kali yang pertama pas turunan jalan yang menghubungkan dengan Desa Banyurasa tepatnya di Kampung Tonjong, sekitar 50 meter itu murni swadaya masyarakat yang di motori oleh pihak Pemdes,”ujarnya.

“Lalu yang sekarang sedang di laksanakan di Kampung Karangmulya, Alhamdulillah berkat partisipasi serta dukungan dari masyarakat walaupun masih keterbatasan tapi setidaknya dapat memperbaiki sedikit-sedikit jalan yang dianggap sangat parah atau rusak berat. Ya itu salah satu bentuk swadaya partisipasi dari masyarakat.” Kami dari pihak Pemdes khususnya mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh warga masyarakat yang telah ikut berpartisipasi melalui swadaya, melalui gotong royong,”imbuhnya.

“Ia berharap kedepannya Pemerintah lebih memperhatikan kondisi atau keadaan infrastuktur jalan Kabupaten ini karena ini sudah beberapa tahun. Lebih dari 6 tahun bahkan setiap tahun di prioritaskan, itu melalui Musrenbang tingkat Kecamatan diprioritaskan nomor satu namun sampai saat ini belum terealisasi,” Pungkasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Unsur Muspika Kec.Gunungtanjung Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here