Terkait Permasalahan Yang Terjadi di Desanya, Ketua Forum Masyarakat Arjasari Angkat Bicara

0

Reporter: Wawan

KAB.TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Menyikapi rapat Akbar yang dilakukan oleh masyarakat Arjasari, Rian Nurfalah sebagai ketua forum masyarakat Arjasari ( FORMASI ) angkat bicara terkait permasalahan yang terjadi di kepemerintahan desa Arjasari kecamatan Leuwisari kabupaten Tasikmalaya yang saat ini sedang bergejolak memanas dengan adanya dugaan dugaan yang dilakukan oleh oknum aparatur desa yang menggelapkan uang di pemerintahan desa Arjasari.

Dalam menyikapi permasalahan ini Rian mengatakan bahwa pentingnya keterbukaan informasi publik perihal kegiatan kegiatan yang dilakukan desa itu sangat penting sekali untuk diketahui khususnya oleh masyarakat Arjasari, karena menurut hemat saya pribadi permasalahan ini harus secepatnya dibenahi dengan melihat data data yang disebutkan oleh ketua BPD ini sudah mengerucut terhadap oknum oknum yang ada di desa Arjasari dari mulai anggaran 81 juta yang tidak ada kejelasan sampai saat ini.”Ucapnya Senin (01/02/2021).

Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Forum masyarakat Arjasari untuk saat ini adalah membuat struktur dulu dalam mengumpulkan berkas serta data data kongkrit yang harus disiapkan dan langkah kedepannya kita akan melayangkan surat rekomendasi untuk dilakukannya musyawarah luar biasa dengan menghadirkan pihak terkait khususnya dari mulai kecamatan, desa, dan bila perlu dari pihak kabupaten juga harus mengetahui terkait permasalahan di desa Arjasari,” katanya.

Lanjut Rian sesuai dengan hasil musyawarah, tuntutan dari beberapa tokoh masyarakat tersebut, menuntut saya untuk melakukan pelaporan terkait dugaan pelanggaran pelanggaran yang ada di desa Arjasari khususnya kepada oknum oknum yang tadi disebutkan oleh ketua BPD. Upaya kami untuk membuat pelaporan kepada pihak yang berwajib itu jikalau di Musdup ini sudah terbukti ada salah satu oknum yang benar benar mengakui kesalahan itu maka sudah seyogyanya kita melaporkan kepada pihak yang berwajib,”ujarnya.

Ditempat terpisah M.zein sebagai tokoh masyarakat menambahkan bahwa acara rapat ini untuk mendapatkan solusi dalam penagihan uang 81 juta yang diduga digelapkan oleh perangkat desa, maka dengan ini kami menuntut kepada perangkat desa yang nantinya akan difasilitasi oleh forum dan juga ketua BPD untuk bisa mengembalikan uang tersebut karena dana itu adalah dana masyarakat, Yang pada intinya aliran dana yang masuk ke desa Arjasari itu harus transparan agar semua masyarakat bisa menjadi tahu kemana arah dan peruntukannya.

Berharap dengan adanya forum masyarakat Arjasari ini bisa menjadikan desa Arjasari lebih solid lagi, pemerintahan desa nya nya lebih baik lagi dan yang terpenting bisa menjadi ajang silaturahmi bagi warga masyarakat desa Arjasari itu sendiri,”pungkasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Warga Lingkungan Ramanuju Baru Kota Cilegon Percantik Kampungnya dengan Berbagai Lukisan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here