Pemdes Sukamenak Gelar Musrenbang Untuk Rencana Pembangunan Tahun 2022

0

Reporter: Anton

KAB TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Musrenbang Desa adalah forum musyawarah perencanaan tahunan di tingkat desa untuk membahas dan menyepakati usulan kegiatan pembangunan hasil dari musyawarah dusun, hasil dari musrenbang desa di usulkan di tingkat Kecamatan.

Seperti dilaksanakan Pemerintah Desa Sukamenak, Kecamatan Sukaresik,
Kabupaten Tasikmalaya, gelar Musrenbang Desa untuk tahun anggaran 2022, yang mengambil tempat gedung serbaguna Desa Sukamenak, Rabu (27 /1/2021)

Acara tersebut di hadiri Muspika Kecamatan Sukaresik , Kepala Desa Sukamenak beserta stap desa , Ketua BPD beserta Anggota nya, RT-RW, Kordinator Pendamping Kecamatan Sukaresik, Pendamping lokal desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan LPM Desa.

H.Undang Nuryadi┬áKepala Desa Sukamenak, usai acara ketika ditemui mengatakan, Alhamdulillah dalam acara pembukaan Musrenbang Desa untuk anggaran tahun 2022 telah selesai dilaksanakan.” Setelah saya buka acara tersebut di lanjutkan oleh ketua BPD dan berjalan dengan baik, yang hadir juga maksimal hampir semua hadir alhamdulillah ,” Kata H.Undang Nuryadi.

Masih dikatakan H.Undang saya mengucapkan terima kasih atas semua pihak, baik Camat, Danramil, kapolsek, pendaming kecamatan, pendamping desa. Harapannya semoga dengan kerjasama nya seluruh elemen baik dari Muspika maupun pendamping mudah – mudahan tahun 2022, Desa Sukamenak di dalam pembangunan dari segala bidang mudah- mudahan menjadi lebih baik daripada tahun yang lalu, dan saya juga mengucapkan terimakasih terutama kepada Camat Sukaresik, sudah saya sampaikan beliau bukan sebagai atasan tetapi sebagai guru yang selalu memberikan arahan- arahan yang sangat positif untuk kemajuan Desa di wilayah kecamatan sukaresik.”Ucapnya.

Lanjut H. Undang terkait BLT Dana Desa, untuk sekarang jadi langsung pendataan dulu, karena sekarang itu ada aturan dari kemenkeu bahwa berbeda dengan tahun yang lalu .Harus dasarnya dari pendataan ulang yang setiap RT masukan ke BDT baru masukan ke SID, baru nanti ditetapkan berapa orang yang mendapatkan, kemudian berapa rupiah dana desa untuk BLT dan setelah itu baru melaksanakan Musdesus 2021.

” Untuk BLT kamarin ditentukan 20% . Kalau untuk sekarang tidak ditentukan tapi disesuaikan dengan kebutuhan, dan kriterianya harus jelas, yang sudah di tentukan dalam peraturan pemerintah pusat,” Imbuhnya .

Sementara di tempat yang sama camat Sukaresik Opan Sopian S.Pd, M.Pd,M.SI, menjelaskan Musrenbang itu agenda rutin dalam rangka menyusun program tahun 2022 makanya penyusunan program di tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi pun itu H-1 tahun.

” Dalam Musrenbang Desa ini ada beberapa hal yang termasuk di rencanakan untuk tahun 2020 dari berbagai sumber anggaran. Walaupun nanti kalau sumber – sumber anggaran itu akan merujuk kepada petunjuk teknis pada tahun berjalan, seperti direncanakan Musrenbang dari desa untuk 2022. Ternyata Dana Desa 1milyar , bisa saja Dana Desa 1 miliar hari ini direncanakan untuk pembangunan fisik tetapi kalau pandemi nya nanti tahun 2022 masih tetap ada. Pada Akhirnya kebijakan nya bisa beralih kepada kebijakan antisipasi untuk BLT, walaupun direncanakan hari ini. Ya namanya juga rencana di 2022 akan melihat kondisi real pemutusan pada tahun 2022 ,” Ujarnya.

Di tempat yang sama, IPTU Asep Saefulloh ,S.H, Kapolsek Sukaresik, menambahkan, saya bersyukur atas undangan Desa Sukamenak, serta Muspika ada di dalamnya,” Ucap IPTU Asep Saefulloh.

Masih dikatakan Kapolsek dalam pelaksanaan Musrenbang Desa ini supaya berjalan sesuai dengan harapan. Dalam penyelenggaraan anggaran disesuaikan dengan situasi pandemi covid19. Kami menghimbau karena situasi di era pandemi sekarang Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM ), ganti nya dari PSBB. Makanya kami tetap wanti – wanti kepada masyarakat harus selalu disiplin dan melaksanakan protokol kesehatan, yaitu dengan cara mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauh dari kerumunan dan membatasi mobilitas. Itu salah satu untuk meminalisir covid19, khususnya di wilayah hukum kecamatan Sukaresik dan umumnya di Kabupaten Tasikmalaya.” Katanya.

Lanjut Kapolsek mudah – mudahan status zona merah bisa turun karena itu harapan dari muspika khusus di wilayah kecamatan Sukaresik.

“Untuk keamanan Alhamdulillah masih kondusif dan tindak kriminalitas terkait masalah pencurian sepeda motor di wilayah hukum Sukaresik tidak ada, walaupun sekarang lagi ngetren di wilayah – wilayah kota.

“Alhamdulillah karena kesigapan para kepala desa yang selalu menghimbau kepada kawil, dan menggiatkan parsitipasi untuk mengadakan pos ronda di bangkitkan kembali,” Ujarnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat bahwa mengantisipasi, meminalisir, penjagaan, untuk adanya tindak kriminalitas pencurian motor. masyarakat kalau memarkir kendaraan tetap jangan sembarangan kunci ganda harus dipasang walaupun kita punya kunci stang, tetapi kunci ganda juga harus dipasang dan otomatis, kalau kita meminalisir itu kesempatan untuk pencuri motor juga tidak akan berani, jangan sembarangan untuk menempatkan parkir di teras rumah atau dihalaman rumah,” Pungkasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Bupati Subang Serahkan Alat Belajar Mengajar Jarak Jauh Berbasis Video Conference Kepada 58 Sekolah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here