UPTD Puskesmas Mangkubumi Bersama Lintas Sektoral Membantu Proses Evakuasi Warga ODGJ di Kelurahan Karikil

0

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUS PRIANGAN.ID – UPTD Puskesmas Mangkubumi bersama lintas sektoral bertempat di Kampung Cibuyut Batu Lempar RT 01/06 Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya melaksanakan bantuan mengevakuasi warga yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Kamis (07/01/2021).

Saat ditemui, Programmer Kesehatan Jiwa UPTD Puskesmas Mangkubumi Asep Budi Mulyana menyampaikan pihaknya bersama Babinsa Kelurahan Karikil Serka Noto S, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karikil Bripka Eri Riady,SH, Sekretaris Lurah Kelurahan Karikil dan Kasi Trantib Kecamatan Mangkubumi Yuyu Wahyu melaksanakan bantuan guna proses evakuasi warga Cibuyut yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit dr Marzuki Mahdi yang berada di Bogor.

“Di wilayah binaan UPTD Puskesmas Mangkubumi untuk pasien yang mengalami gangguan jiwa berat ada sekitar 72 orang. Untuk tahun 2021 kegiatan evakuasi ini merupakan kegiatan perdana. Namun kegiatan evakuasi ODGJ ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2019 yang lalu, yang difokuskan untuk kita rujuk adalah orang-orang dengan gangguan kesehatan jiwa terutama yang dengan pasung, karena pesan dari Bapak Walikota Tasikmalaya juga bahwa Kota Tasikmalaya harus bebas pasung,” jelasnya.

Selain itu yang kita rujuk itu adalah pasien orang dengan gangguan kesehatan jiwa berat dimana harapan kita ke depannya di wilayah binaan UPTD Puskesmas Mangkubumi kasus-kasus kesehatan jiwa ini bisa terselesaikan, mudah-mudahan sampai sembuh atau minimal mereka bisa memenuhi kebutuhan dirinya sendiri produktif kembali dan di terima oleh masyarakat secara umum sebagai manusia yang sehat, tambahnya.

“Walaupun saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, pihak kami selain menangani pasien yang terpapar Covid-19 juga tetap menjalankan program penanganan ODGJ. Untuk pasien yang dirujuk ke rumah sakit dr Marzuki Mahdi, untuk perawatan dasar sekitar 23 – 24 hari. Pasien mendapatkan perawatan yang intensif. Ketika nanti pulang ada perbaikan yang signifikan. Setelah pulang pun pihak kami akan melakukan pengontrolan dan perawatan terus menerus dengan obat. Sampai saat ini pihak kami sudah merujuk sebanyak 12 orang berikut yang kasus pasung. Alhamdulillah pasien yang telah menjalani perawatan di Bogor sudah dapat diterima kembali di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
2
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Kapolda Jabar Didampingi Kapolres Dan Jajaran Tinjau Langsung Ke Tempat Bentrok Dua Ormas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here