Ketua DPRD Kab. Sukabumi Sebut Agar Pelaku IKM dan UMKM Bisa Bangkit Gunakan Jaringan Pasar Internet

0

Reporter : Rusdi

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Dampak pandemi covid-19 sangat luar biasa terhadap semua lini, khususnya perekonomian. Bahkan catatan ekonomi menyebutkan perekonomian saat ini masuk kategori resesi pada Kuartal III tahun 2020. Dampak resesi ini pun juga dirasakan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Sehingga DPRD Kabupaten Sukabumi meminta supaya pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi menyusun program strategis guna menghidupkan kembali perekonomian masyarakat kedepan.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara kepada wartawan mengatakan, salah satu sektor yang bisa membantu masyarakat agar bisa pulih kembali adalah dengan memaksimalkan peran Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pemerintah daerah harus mendorong keberadaan dan peran IKM dan UMKM di Kabupaten Sukabumi. “Sekarang ini beragam program dan bantuan sudah dikucurkan pemerintah agar IKM dan UMKM ini bertahan. Namun semua ini tidak cukup bila tidak ada tindaklanjut dari pemerintah daerah khususnya di tahun 2021,” kata Yudha, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, tindaklanjut pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dalam konteks ini mulai dari pencarian pasar. Dalam hal ini, pelaku usaha sudah tidak bisa lagi mengandalakan pasar-pasar tradisional yang ada. “Pemerintah harus hadir untuk mencarikan pasarnya. Salah satunya dengan membuka pasar melalui jaringan internet, seperti halnya e-commerce. Karena tidak sedikit pelaku IKM dan UMKM yang belum memanfaatkan pasilitas ini,” ujar Yudha.

Bila pasar e-commerce tidak maksimal, ucap Yudha, selanjutnya Pemkab Sukabumi bisa berkolaborasi dengan IKM dan UMKM dalam hal pengadaan barang untuk kebutuhan daerah. Pemkab Sukabumi dipandang wajib membeli produk-produk yang dihasilkan IKM dan UMKM yang ada. “Kan bisa anggaran belanja untuk pengadaan barang misalnya dengan membeli produk hasil masyarakat kita. Kalau tidak ada, baru belanja ke daerah luar. Saya yakin, perekonomian rakyat akan berputar dan maju lagi bila sistem ini diberlakukan,” katanya.

Lebih lanjut, kata Yudha lagi, adalah program pendampingan. Politisi Partai Gerindra menyebutkan bahwa pendampingan yang harus diberikan kepada pelaku IKM dan UMKM adalah permodalan dan peningkatan manajemen usaha. Karena kondisinya sekarang ini, masih banyak pelaku IKM dan UMKM yang belum bisa memanfaatkan jaringan internet untuk memasarkan produknya. “Semua ini harus ada campur tangan pemerintah. Bisa saja dengan pelibatan pemerintah desa, atau optimalisasi pelatihan. Karena harus kita akui, pelaku IKM dan UMKM ini butuh semua itu,” tandas Yudha.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
1
+1
Baca Juga  Bacalon Walikota Dan Wakil Walikota Cilegon Ati - Sokhidin Gelar Doa Bersama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here