Hasil Real Count Aplikasi Sirekap KPU Kab. Sukabumi Paslon Marwan – Iyos Unggul 45,6 Persen

0

Reporter: Rusdi

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Pasangan calon bupati (Cabup) Marwan Hamami – Iyos Somantri unggul dari pesaingnya di Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) 2020 Kabupaten Sukabumi.

Hal ini berdasarkan penghitungan suara realcount aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) KPU Pilkada Kabupaten Sukabumi yang sudah mencapai 100 persen penghitungan suara dari 5.171 TPS. Dari 47 Kecamatan, Marwan mencatatkan kemenangan di 38 kecamatan sementara sisanya di 9 kecamatan Marwan kalah termasuk di Ibu Kota Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu.

Data dari Web tersebut pada pukul 06.15 WIB, menyebutkan bahwa penghitungan suara di 47 Kecamatan sudah mencapai 100 persen dengan total suara yang masuk mencapai 99 persen dari total pemilih. Berdasarkan data yang dipublikasi, pasangan yang diusung oleh Partai Golkar, PKS, Demokrat dan NasDem mendapatkan suara sebanyak 45,6 persen, disusul oleh pasangan Adjo-Iman yang mendapatkan suara sebanyak 33,3 persen, kemudian posisi buncit diisi oleh pasangan Abu Bakar-Siroj dengan capaian suara 21,1 persen. Itu berdasarkan progres masuk 5170 dari 5171 TPS atau 99.98% suara. “Ia itu hasil akhir, “ujar Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM), Merry Sariningsih kepada wartawan, Senin (14/12/2020).

Terpisah, Cabup petahana Marwan Hamami mengatakan kemenangan yang ia peroleh adalah kemenangan untuk seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Sepanjang perjalanan silaturahmi kepada para pendukungnya, Marwan mengaku terkejut ada tiga kecamatan yang menyumbangkan suara cukup banyak untuk kemenangannya padahal ia tidak pernah datangi. “Kecamatan Sukalarang, Kecamatan Cidadap dan Kecamatan Parungkuda. Luar biasa menorehkan kemenangan, ini menjadi kejutan karena semasa kampanye kemarin tiga kecamatan itu tidak saya kunjungi secara langsung,” kata Marwan kepada wartawan, Senin (14/12/2020).

Marwan juga mengatakan, kampanye di masa pandemi menjadi tantangan tersendiri karena adanya aturan soal protokol kesehatan yang wajib dijalani oleh para pasangan calon. “Kampanye sekarang lebih butuh banyak waktu di lapangan karena keterbatasan aturan untuk hadir karena COVID. Ada sebagian waktu kampanye juga kita lakukan secara online dengan basis pendukung,” pungkas Marwan.

Marwan juga meminta masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk kembali menjalankan aktivitas seperti biasa, tanpa terhalang sekat dan perbedaan pandangan politik cabup-cawabup. Ia mengajak semua pihak untuk kembali bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi.

“Tidak ada lagi siapa yang mendukung dan tidak mendukung saya, perencanaan pembangunan tidak bisa membedakan persoalan di lapangan yang sempat terjadi pada masa Pilkada kemarin. Tujuan saya adalah untuk menyejahterakan masyarakat, pembangunan itu adalah hak masyarakat tanpa membeda-bedakan siapa mendukung siapa tidak,” tandasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Tim Tipidsus Kejari Kabupaten Sukabumi Tindaklanjuti Kasus Pemotong BLT di Desa Neglasari Kecamatan Lengkong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here