Ketua Pansus III DPRD Kabupaten Sukabumi Sebut Dibentuknya Pansus Untuk Pengawasan Dana Covid-19

0

Reporter : Rusdi

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Pasca di tangkapnya Menteri Sosial RI Julian P Batubara dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkasus bantuan sosial ( bansos ) penanganan covid-19 beberapa hari yang lalu. Tentunya kasus itu harus menjadi evaluasi bersama, khususnya bagi pemerintah daerah, baik itu Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi.

Hal tersebut dikatakan Direktur FITRA Jawa Barat Aa Hasan kepada wartawan, Selasa (8/12/2020). Hasan merasa prihatin bahwa dana Covid-19 yang seharusnya untuk kepentingan masyarakat disalah gunakan untuk menguntungkan pribadi maupun kelompok. “Yang pasti kami prihatin, bantuan sosial itu kan untuk masyarakat yang terdampak. Saya rasa sebagai pejabat, sebagai penyelenggara pemerintahan kurang elok,” ujarnya.

Aa Hasan menilai, pengadaan barjas pada dana Covid-19 secara penunjukan berpeluang untuk adanya nepotisme yang berujung pada gratifikasi atau suap dari lembaga yang ditunjuk kepada pemegang kebijakan. “Metode penunjukan pada pengadaan Barjas dana Covid itu resistensinya tinggi, dimana lembaga usaha yang ditunjuk untuk melakukan pengadaan itu bisa saja adanya KKN,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pansus III DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan mengatakan, peristiwa operasi tangkap tangan di tubuh Kementrian Sosial itu merupakan salah satu ketakutan selama ini sehingga ngotot untuk membentuk pansus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. “Jadi, kenapa kami (DPRD,red) ngotot harus membentuk pansus Covid-19 Di Kabupaten Suakbumi, karena memang untuk saling mengingatkan, terutama dalam pengelolaan dan pendayagunaan dana Covid,” katanya.

Namun hingga saat ini, ucap ketua Fraksi Partai Garindra ini, kinerja Pansus Covid belum sampai kepada pendayagunaan anggaran Covid hingga secara detail. “Kinerja kami sedikit tertunda Pilkada dan yang lainnya, sehingga dari sisi anggarannya belum secara menyeluruh dilakukan pengecekan, tapi saat ini sedang dalam proses, yang pasti jika ada hal yang janggal baik itu nepotisme maupun gratifikasi kami akan peringatkan,” tandasnya.

Baca Juga  Pengguna Jalan Keluhkan Polisi Tidur Terbuat Dari Papan Dan Ban Bekas
Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here