Masalah Kesehatan Jiwa Perlu Kerjasama Lintas Sektor dan Perlu Pengembangan UKJBM

0

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Untuk mensinergikan seluruh pemangku kebijakan lintas sektor dalam penanganan orang dalam gangguan jiwa, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI Nomor 18 tahun 2014 tentang kesehatan jiwa dan Peraturan Menteri Sosial RI No 129/HUK/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal bidang Sosial, Daerah, Provinsi, dan Daerah Kabupaten/Kota Bantuan Pemberdayaan Panti, pelayanan luar panti, korban bencana dan kelompok rentan termasuk ODGJ, hal ini disampaikan Kabag Kesra Setda Kota Tasikmalaya H Nasihin S.IP saat penyampaian maksud digelarnya kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan ODGJ Tingkat Kota Tasikmalaya tahun 2020 dengan mengambil tempat di Aula Balekota Tasikmalaya, Senin (30/11/2020).


“Sedangkan tujuannya sendiri yakni memberikan memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah khususnya para pemangku kebijakan lintas sektor dengan perangkat daerah yang membidangi kesehatan jiwa sehingga apa yang menjadi program Kota Tasikmalaya bebas pasing bisa tercapai.

Sementara Asisten Daerah Administrasi Pemerintahan dan Kesra Ir H Abu Mansyur, M.Si yang membacakan sambutan Plt Walikota Tasikmalaya Drs HM Yusuf menyampaikan kesehatan jiwa m, dewasa ini telah menjadi masalah kesehatan global dimana proses globalisasi dan pesatnya kemajuan teknologi informasi memberi dampak terhadap nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat.

“Masalah kesehatan jiwa merupakan masalah yang sangat mempengaruhi produktivitas dan kualitas kesehatan perorangan maupun masyarakat yang tidak mungkin ditanggulangi oleh satu sektor saja, sehingga perlu kerjasama lintas sektor. Untuk itu, kita perlu mengembangkan Upaya Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat (UKJBM) yang ujung tombaknya adalah Puskesmas dan bekerja bersama masyarakat mencegah meningkatnya gangguan jiwa masyarakat,” paparnya.

Puskesmas pun harus mampu memberikan pelayanan kesehatan jiwa termasuk pengobatan yang diperlukan, tambahnya.

“Yang kemudian Rumah Sakit Umum harus menyediakan fasilitas sehingga bisa merawat orang dengan gangguan jiwa yang memerlukan perawatan. Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menghasilkan beberapa kesepakatan koordinasi dan kolaborasi secara terpadu dan berkesinambungan dalam penanganan masalah kesehatan jiwa di Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Kecamatan Jamanis Laksanakan Sosialisasi Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada Bupati Dan Wakil Bupati Tasikmalaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here