Warga Kab.Cianjur Mengidap Tumor Langka, Keluarga Harapkan Uluran Tangan Para Dermawan

0

Reporter : Andri.S

KAB.CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Di kala tetangga, kerabat, Sodara, teman, sebayanya asik menghabiskan masa muda , AM (13) Bocah yang kini menginjak masa remaja harus terbaring sakit, akibat tumor langka yang di deritanya.

Di lansir dari metropuncaknews.com. Penyakit yang di derita nya sudah kurang lebih satu tahun, bermula dari kecelakaan bersama temannya di motor tempo lalu, AM warga Kampung Nangela Rt 004 Rw 001 Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu, sering masuk keluar rumah sakit, dan menurut keterangan, ada Dokter yang mengatakan bahwa AM mengindap tumor langka, Minggu, (29/11/20).

Sementara orang tuanya, Dedi hanyalah seorang supir, yang mendapat penghasilan tidak menentu. Dan Ibunda AM Hanifah yang dulunya adalah pedagang Bakso namun kini semenjak anaknya sakit Hanifah hanya bisa mengurus AM, karena AM tidak mau ditinggalkan.

” Pekerjaan saya sopir Pak, istri jualan bakso depan rumah. Sejak anak saya sakit seperti ini, kami nggak bisa bekerja karena anak saya nggak mau ditinggalkan,” kata Dedi sembari meneteskan air mata.

Dedi menambahkan, kalau untuk berobat Alhamdulillah gratis pake BPJS, mobil juga suka pake ambulance desa. Hanya yang jadi pikiran saya untuk bekal sehari-harinya. Sementara ia nggak bisa bekerja. Untuk biaya AM saja seharinya mencapai Rp.150.000,-.

” Saya sudah malu pinjam sana-sini, ya kadang ada juga yang ngasih buat bekal. Pak kades juga sering kesini, kalau mau berobat ke RS di Bandung pak kades suka ngasih bekal, ” akunya.

Besar harapan Dedi adanya keajaiban untuk anaknya. Karena menurutnya upaya yang sudah dilakukan beserta keluarganya sudah cukup malsimal. ” Saya hanya bisa pasrah semoga ada kejaiban untuk anak saya,” harapnya.

Di waktu yang berbeda, di Ruang Kerjanya, Kepala Desa Babakan Caringin Ihin Solihin mengatakan, pihaknya sudah mengetahui keberadaan warganya yang sakit itu. Ia pun berusaha sebisanya untuk membantu keluarga tersebut.

” Sebagai pimpinan di desa ini, tentunya saya harus turut serta membantunya karena itu adalah warga saya,” kata Ihin.

Kalau mau berobat ke RS di Bandung, lanjut Ihin, Dedi suka pakai ambulance desa gratis untuk meringankan bebannya.

” Dedi sudah tidak bisa bekerja lantaran anaknya nggak mau ditinggalkan, untuk antar jemput pengobatan ke Bandung suka pakai ambulance desa dan biayanya di cover BPJS,” ungkapnya.

Ihin juga berterimakasih kepada warga yang sudah mau membantu keluarga Dedi disaat seperti ini. ” Terima kasih pada para dermawan yang sudah membantu keluarga Dedi. Dan untuk Dedi sekeluarga semoga diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” tandasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Kapolres Banjar bersama Walikota Banjar Resmikan Lembur Tohaga Lodaya di Desa Cibeureum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here