FOKUS SUKABUMI Politik Sosial

Pada Debat Calon Bupati dan Wakil Buparti, KPU Akan Terapkan Protokol Kesehatan

Reporter : Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, akan menggelar debat calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi pada Selasa (24/11/2020). Sekitar Pukul 13.00 WIB. Debat akan digelar gedung hotel Augusta Cikukulu.

Informasi yang diperoleh debat calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi itu, pihak KPU akan melakukan pembatasan agar penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. Tak hanya itu, KPU sesuai dengan aturan PKPU No. 13, tiap pasang calon hanya diizinkan membawa 4 anggota tim suksesnya dalam ruangan debat. Sementara anggota KPU yang diizinkan hadir hanya 5 orang, Bawaslu hanya 2 orang. Kemudian, untuk diluar ruangan akan dijaga ketat oleh kepolisian agar tidak ada sembarang orang yang bisa masuk dalam ruang debat tersebut. Masyarakat maupun pendukung yang hendak menyaksikan debat tersebut dapat menonton dari siaran langsung di media sosial Facebook dan Youtube milik KPU. Kemudian, bagi yang tidak sempat menonton, Debat Paslon akan disiarkan ulang melalui stasiun televisi nasional milik pemerintah.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, KPU sudah siap melaksanakan debat paslon pada tanggal 24 November. Soal peserta, KPU dengan terpaksa membatasi peserta sesuai dengan aturan PKPU No.13. “Jadi yang hadir dalam ruangan itu hanya tiga paslon ditemani empat orang pendukung, sehingga kalau dijumlah totalnya 18 orang, kemudian dari KPU lima orang dari bawaslu 2 orang, kemudian untuk diluar ada unsur kepoli8sian dan TNI yang berjaga “jelasnya.

Menurutnya, KPU tidak membuka ruang lebih ditakutkan terjadi krumunan yang berlebih. Sementara untuk panelis, dirinya melanjutkan, KPU hadirkan panelis dari Guru besar UIN, Guru besar dari IPB dan UMMI. Untuk moderatornya sendiri akan dipandu oleh Ferry Kurnia yang merupakan mantan anggota KPU RI. “Pada proses teknisnya nanti ada larangan para kru yang dalam hal ini event organizer (IO) dilarang menggunakan simbol dan perkataan yang menjurus kepada simbol paslon, “tandasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter