Fokus Kota Tasik Pemerintahan

Plt Walikota Tasikmalaya Pimpin Rakor Upaya Peningkatan PAD

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya Drs HM Yusuf bertempat di ruang rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tasikmalaya memimpin kegiatan rapat koordinasi (Rakor) upaya peningkatan PAD melalui penerimaan pendapatan asli daerah bukan pajak daerah, Selasa (17/11/2020).

Kegiatan rapat koordinasi kali ini merupakan kegiatan mengevaluasi kaitan dengan pendapatan pajak dan retribusi daerah, karena untuk tahun 2020 tinggal beberapa waktu lagi, kurang lebih 1.5 bulan.

“Karena masih ada beberapa ayat terutama retribusi. Kalau pajak, alhamdulillah kita memberikan apresiasi karena hampir semua ayat pajak itu sudah terlampaui. Masih ada waktu sekitar 1.5 bulan lagi masih terus kejar ayat-ayat pajak itu. Hanya retribusi ada beberapa ayat yang memang kelihatannya sulit untuk di prediksi mencapai target, salah satu contoh dari retribusi parkir dan badan jalan. Ini memang sudah kita turunkan targetnya diperubahan itu tetapi masih belum bisa tercapai. Kita coba genjot dalam jangka waktu 1.5 bulan ini, tetapi kemungkinan untuk bisa mencapai targat 100 persen sepertinya tidak bisa. Ada beberapa ayat lagi, tapi sebahagian besar retribusi juga sudah siap untuk mencapai target, laporan terakhir yang di terima sudah ada yang mencapai 80%, bahkan sudah ada yang mencapai sampai 96%. Termasuk IMB sudah lewat targetnya. IMB yang dikelola BPPT, mudah-mudahan semuanya lancar,” paparnya.

Soal pendapatan ini terus terang saya sangat konsen,tambah H Yusuf.

“Ini berkaitan dengan belanja yang sudah ditetapkan, karena belanja sudah ditetapkan, maka secara otomatis pendapatan mengejar supaya belanja bisa tertutupi. Kalau pendapatan tidak tercapai maka otomatis pula kerepotan dalam hal pembelanjaan. Retribusi parkir contohnya ini memang target awalnya dihitung, memang mereka ini belum ada potensi. Untuk tahun depan saya sudah meminta supaya ayat-ayat retribusi ini ini dihitung dari potensi. Kalau potensi nya sudah habis dan sudah mencapai 100% ini kan sulit untuk ditingkatkan karena potensinya tidak ada. Sehingga kita meminta Dinas atau SKPD yang menangani retribusi ini membuat data potensi. Kalau potensi sudah habis, jalan keluarnya ya menaikan tarif,” ungkapnya.

Baca Juga  Ibu Gubernur Jabar Bersama Ibu Walikota Tasik Berkunjung Ke Pasar Cikurubuk
Flag Counter
Flag Counter