FOKUS SUKABUMI Sosial

Kesal Kondisi Jalan Tak Kunjung Diperbaki Warga Jampang Tengah Gotong Royong Urug Jalan Berlubang

Reporter : Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Kondisi Jalan Raya Panyindangan – Cirampo rusak berat, sehingga terpaksa warga Kedusunan Cirampo dan Kedusunan Panyindangan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, mengurug jalan tersebut dengan menggunakan ares sebanyal 15 ton dengan menggunakan 3 buah mobil dari beberapa perusahaan penambangan.

Kepala Kedusunan (Kadus) Panyindangan, Dedih Suhendi mengatakan kepada wartawan, kondisi ruas Jalan Raya Panyindangan – Cirampo saat ini adalah rusak berat. Saat memasuki hujan deras, badan jalan kerap dipenuhi air disertai lumpur sehingga menjadi kubangan.
“Kondisi jalan rusak parah di ruas jalan raya ini, ada sekitar delapan meter,” kata Dedih, Selasa (10/11/20).

Akibat jalan rusak ini, ucapnya, tidak sedikit para pengendara, khususnya pengendara roda dua yang terjungkal saat melintasi jalan berlumpur tersebut. Untuk itu, warga maupun pengendara lalu lintas harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan ini. “Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami bersama dengan para pemuda langsung turun ke jalan untuk memperbaiki jalan tersebut, dengan peralatan seadanya,” kata Dedih.

Selain rusak parah, kondisi jalan ketika hujan akan menimbulkan banyak lumpur dan mirip kubangan kerbau. Akibatnya, selain membahayakan, juga perkembangan ekonomi warga di wilayah ini terganggu. Mereka pun berharap jalan utama milik desa itu segera diperbaiki. “Agar dapat dilintasi kendaraan maka warga dan para pemuda melakukan gotong royong memperbaiki jalan rusak dengan menggunakan peralatan seadanya. Alhamdulillah, kita baru memperbaiki jalan berlubang sepanjang 300 meter lebih dengan menggunakan ares,” ujarnya.

Dedih mengatakan, jalan yang merupakan milik pemerintah Desa Padabeunghar ini untuk menghubungkan puluhan perkampungan yang ada di Kedusunan Panyindangan dan Kedusunan Cirampo. Perkampungan yang dimaksud adalah Kampung Padabeunghar, Kampung Puncak Sawo, Kampung Sunggapan, Kampung Panyindangan, Kampung Babakan, Kampung Cisalak, Kampung Jamie Teki, Kampung Ciwelit, Kampung Subaya dan Kampung Cirampo. “Saya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat membantu dengan cara memperbaiki jalan rusak ini. Kalau hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah desa akan sulit dan proses pembangunannya akan lama. Karena anggarannya terbatas. Terlebih lagi saat ini anggaran pembangunan di desa itu banyak terjadi pergeseran anggaran karena Covid-19,” tandasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter