FOKUS SUKABUMI Sosial

MUI Kota dan Kabupaten Sukabumi Himbau Boikot Produk Perancis

Reporter : Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Langkah protes atas sikap Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota dan Kabupaten Sukabumi kompak mengajak umat muslim memboikot semua produk dari negara Prancis. Langkah tersebut diambil sesuai maklumat yang dikeluarkan MUI Pusat sampai Presiden Prancis meminta maaf kepada umat Islam diseluruh dunia. “Ya, sesuai dengan maklumat MUI Pusat, menganjurkan untuk memboikot produk Prancis,” kata Sekretaris MUI Kota Sukabumi, Muhamad Kusoy kepada wartawan. Jumat (5/11/2020).

Sejauh ini, MUI sudah mensosialisasikan maklumat tersebut kepada pengurus majelas ulama dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). “Kami berupaya mensosialisasikan dan menyebarluaskan maklumat MUI Pusat ini. Kami pun menganjurkan untuk memboikot produk dengan penuh kedamaian dan beradab,” ujarnya.

Kusoy meminta, agar penghinaan itu tidak dilawan dengan menghina kembali. Tetapi, dilawan dengan langkah yang lain. Salah satunya dengan melakukan pemboikotan. “Pemboikotan ini dilakukan sampai presidennya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Islam se-dunia. Kami kembali meminta agar dalam pemboikotan ini, penuh kedamaian dan beradab,” harap Kusoy.

Hal yang sama diserukan juga oleh MUI Kabupaten Sukabumi. Pihaknya mendukung sikap MUI Pusat dan umat Islam yang menyerukan boikot produk Prancis. Seruan boikot MUI dilayangkan melalui surat pernyataan Nomor: Kep-1823/DP-MUI/X/2020 tertanggal 30 Oktober 2020. Dalam surat itu, terdapat tujuh poin seruan mulai dari pemboikotan prodak Prancis, Umat Islam dinyatakan MUI tidak mencari musuh, tapi umat Islam punya harga diri.

Menghentikan segala tindakan penghinaan dan pelecehan terhadap Nabi Besar Muhammad SAW, termasuk pembuatan karikatur dan ucapan kebencian. MUI mendukung sikap Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan anggotanya, seperti Turki, Qatar, Kuwait, Pakistan, dan Banglades yang telah memboikot produk Prancis. MUI mendesak mahkamah Uni Eropa untuk segera menindak dan menghukum Prancis karena Macron menghina Nabi Muhammad.

Dihimbau agar semua khatib / da’i/mubaligh/asatidz agar menyampaikan pesan materi Khutbah Jum’at untuk mengecam dan menolak terhadap penghinaan atas diri Nabi Muhammad SAW. Dan terakhir, menghimbau umat Islam Indonesia menyampaikan aspirasi dengan damai dan beradab. “Kami di daerah (Mui Kabupaten Sukabumi,red) mengikuti arahan dari pusat, termasuk terkait pemboikotan prodak Prancis di Sukabumi secara khusus,” jelas Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter