Fokus Jabar Sosial

Dirut RSUD Cikalongwetan: Bukan Pengusiran Tetapi Karena Adanya Miskomunikasi Saja

Reporter : Andri

BANDUNG BARAT.FOKUSPRIANGAN.ID – Diduga Pihak Rumah Sakit Sempat Usir Wartawan saat meliput Tenaga Karyawan Kontrak (TKK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Senin,(02/11/20).

Dalam Video berdurasi 1 menit 26 detik terlihat nampak pihak Rumah Sakit yang menurut informasi ternyata Kepala Rumah Sakit tersebut, meminta awak media untuk keluar dengan nada sinis.

Dalam Video itupun pengelola Rumah Sakit nampak bersitegang dengan Tenaga Karyawan Kontrak yang melakukan protes terhadap managemen Rumah Sakit.

Informasi yang di himpun tim liputan media Online, protes TKK ini berkenaan dengan gaji mereka yang terlambat selama 4 ( empat ) bulan.

Salah satu wartawan media Online Hariankriminal, Rudi mengatakan kebenaran pengusiran terhadap dirinya, dikatannya bahwa pengusiran dilakukan pihak Rumah Sakit pada saat dirinya sedang melakukan pengambilan gambar namun pada saat Pihak Rumah Sakit dan Karyawan Kontrak bersitegang tiba tiba dirinya di usir.

” Ketika itu saya dan rekan saya sedang melakukan peliputan tiba tiba pada saat Karyawan Kontrak dan pihak Rumah Sakit bersitegang dan mengetahui bahwa ada kami yang sedang mengambil Video, mereka lantas mengusir kami namun kami tidak keluar, karena kami mempunyai hak dalam peliputan tersebut karena bukan rahasia lagi kalo karyawan kontrak disitu memang mengalami keterlambatan dalam gajinya.” Ujar Rudi.

Selain itu Rudi juga mengatakan bahwa selepas para TKK RS itu selesai berargumen Pihak rumah sakit meminta maaf, dan dikatakannya bahwa pihak rumah sakit tidak mengetahuinya bahwa didalam acara tersebut ada wartawan yang sedang meliput.

” Setelah kejadian itu, pada saat selesai mereka berargumen antara Pihak Rumah Sakit dan Tenaga Karyawan Kontrak, kemudian pihak rumah sakit meminta maaf secara lisan, pihak rumah sakit mengatakan bahwa katanya tidak mengetahui kalo ada kami yang sedang meliput. Ini sesuatu yang tidak masuk akal karena kami memakai Id-card media kami dan teman kami juga menggunakan pakaian media, jadi tidak masuk akal kalo mereka tidak mengetahuinya kalo kami adalah wartawan.” Papar Rudi.

Hal yang sama di katakan Asep Dedi dari media tirasnusantara, Asep mengatakan.” Pada saat itu kami sedang melakukan peliputan namun pihak rumah sakit malah mengusir kami.” Kata Asep dengan kesal.

Sambung Asep Dedi.” Kata Pihak Rumah mereka tidak mengetahui kalo ada wartawan padahal jelas kami memakai pakaian yang berbeda dengan karyawan rumah sakit dan kamipun menggunakan tanda pengenal, jadi ini tidak masuk akal kalo katanya mereka tidak tahu kalo ada wartawan.” Tandas Asep.

Sementara Direktur RSUD Cikalongwetan, dr. Ridwan A Putra, S.Pog, saat di Konfirmasi melalui sambungan whatsap, mengatakan, bahwa itu bukan pengusiran tetapi karena adanya miskomunikasi saja.

“Pas kita lagi rapat tiba-tiba masuk orang ramai ke ruangan dan kita minta keluar ternyata ada pers yang masuk itu karna crowded saat itu.” Kata Dirut Rumah Sakit Umum Daerah Cikalongwetan.

Lanjutnya.” Pada saat itu teman teman kami suruh keluar dulu karena rapatnya belum selesai, dan alhamdulilah proses rapat berjalan dengan aman dan kondusif.” Katanya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter