FOKUS SUKABUMI Sosial

Pelanggan PLN Sawangan di Duga Dimintai Denda Rp.7 juta Atas Kesalahan yang Tidak Dia Dilakukan

Reporter : Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Seorang pemilik kontrakan yang bernama Endang Herawati kepada FokusPriangan.id mengeluhkan tentang adanya dugaan denda dari pihak PLN Sawangan sebesar Rp. 7 juta.

“Saya kaget disuruh membayar denda oleh PLN akibat kontrakan saya yang beralamat di Kampung Jati Parung Kelurahan Parung Bogor, meteran listriknya dirubah dayanya oleh orang yang mengontrak kontrakan, dan pihak PLN pun mengetahui kalau itu kontrajan,” kata Endang, Senin (2/11/2020).

Dirinya merasa bingung, Pasalnya dia merasa sebagai korban. Sudah meteran listrik kontrakannya dijebol pihak pengontrak, malah dirinya harus membayar denda atas perbuatan yang dia tidak lakukan.

“Pengontrak tidak memberitahukan saya maupun pihak PLN bahwa dia telah merubah meteran listrik, jarak antara rumah saya dengan kontrakan cukup jauh, sehingga saya tidak bisa mengawasi kontrakan secara langsung, mengetahui hal itu, si pengontraknya pun kabur entah kemana,” tuturnya.
Endang mengaku telah berusaha membayar denda atas kesalahan yang bukan dia lakukan sebesar Rp. 1 juta tapi ditolak oleh pihak PLN.

Hingga saat ini, ucapnya, meteran listrik tersebut tidak diperbaiki oleh pihak PLN. Padahal pihak PLN telah mengetahui ada yang merubah.
“Kalau memang saya harus membayar denda, karena saya sudah cukup pusing dengan masalah ini, ditambah kondisi saya sedang sakit, maka saya berniat baik membayar denda sesuai kesanggupan saya sebesar Rp.. 1 juta meski itu bukan saya yang melakukannya, dan tentunya saya minta kwitansi resmi dari PLN, ternyata ditolak oleh pihak PLN,” kata Endang.
Petugas PLN Sawanga, Argi ketika dihubungi FokusPriangan.id melalui telepon, mengatakan kalau pihak PLN mendapatkan temuan. “Kami mendapatkan temuan di kontrakan milik saudari Endang Herawati kalau ada perubahan meteran,” ujarnya.

Untuk keterangan lebih lanjut ucap Argi, silahlan datang ke kantor.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter