Fokus Kab Tasik Politik Sosial

Netralitas ASN Dalam Pemilihan Bupati Tasikmalaya

Penulis: Azis Aptira, S.H. (Advokat & Praktisi Hukum)

KAB.TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Netralitas ASN dalam pemilihan Bupati Tasikmalaya pada bulan Desember 2020, ASN tidak boleh bertindak sembarangan semua ASN di kabupaten tasikmalaya harus menjaga netralitas jelang Pilbup Tasikmalaya 2020. Karena apabila terbukti berpihak atau mendukung salah satu pasangan calon akan ada sanksi yang diberikan.

Berdasarkan pasal 9 ayat 2 Undang-undang Nomor 5/2014 tentang ASN disebutkan bahwa ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi politik semua golongan dan partai politik. Dengan adanya aturan tersebut ASN dilarang memberikan dukungan secara terbuka terhadap calon, termasuk dilarang ikut serta kampanye dan menggunakan atribuit partai atau PNS. Sanksi tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 menyebutkan, setiap ASN, anggota TNI dan Polri, kepala desa, perangkat desa, dan/atau anggota badan permusyawaratan desa yang terlibat sebagai pelaksana atau tim kampanye sebagaimana dimaksud dalam pasal 280 ayat (3) dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp. 12.000.000,00 (Dua Belas Juta Rupiah).

Dengan adanya calon dari petahana dan dua PNS yang sebelumnya menjadi ASN dilingkungan Pemkab Tasikmalaya maju di Pilbup 2020, saya khawatir muncul potensi kerawanan dalam pelanggaran netralitas ASN, Bawaslu harus bisa antisipasi kemungkinan muncul pelanggaran ini karena sampai saat ini informasi yang saya dapat belum adanya laporan pelanggaran terkait netralitas ASN, ini citra bagus bagi para ASN di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Kalau misalkan ada ASN melakukan aktivitas Gerakan dukungan politik, maka peran Bawaslu dan KPU di sini yang diperlukan, kebanyakan indikasi pelanggaran tersebut dukungan atau keberpihakan yang diberikan secara langsung atau tidak langsung kepada salah satu pasangan calon lewat media, ini harus dihindari oleh PNS agar tidak terkena sanski. Dengan demikian saya berharap dalam Pilbup nanti kita bisa menjaga citra baik kabupaten Tasikmalaya tentang minimnya pelanggaran dalam penyelengaraan pilkada 2020.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter