FOKUS SUKABUMI Pemerintahan Sosial

Hasil Rapid Test ke Wisatawan yang Berkunjung Ke Sukabumi Hanya 41 Orang Dinyatakan Reaktif

Reporter: Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Dari jumlah 1.493 orang pengunjung yang tengah berlibur ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Sukabumi, menjalani tes cepat (rapid test) pada puncak libur panjang cuti bersama, Sabtu (31/10/2020) dan Minggu (1/11/2020). Hasilnya, terdapat 41 orang yang reaktif.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Andi Rahman kepada awak media, Senin (2/11/2020). Dikatakannya, dilakukannya tes cepat bagi wisatawan sebagai upaya mencegah temuan kasus baru yang berasal dari warga luar daerah. Apalagi momennya bertepatan libur panjang cuti bersama sejak Rabu (28/11/2020).

“Kami dibantu Satgas Covid-19 melakukan rapid test massal di objek-objek wisata karena selama liburan diperkirakan akan banyak wisatawan dari luar daerah yang berdatangan. Pelaksanaannya selama dua hari pada Sabtu dan Minggu. Hasilnya, ada 41 orang yang reaktif,” kata Andi.

Menurutnya, ke-41 wisatawan yang reaktif itu rinciannya di Posko Cikidang sebanyak 7 orang, di Posko Cikembang sebanyak 15 orang, di Posko Ciemas sebanyak 4 orang, di Palabuhanratu dan Cimanggu masing-masing sebanyak 2 orang, di Posko Cisolok sebanyak 1 orang dan di Posko Kadudampit sebanyak 10 orang.

“Dengan deteksi awal melalui rapid test ini, kita jadi mengetahui kondisi kesehatan setiap pengunjung, terutama yang dari luar daerah,” ucap Andi.
Dari 1.493 orang wisatawan yang dites cepat, ujar Andi, hampir 65% atau 1.000-an merupakan pengunjung di luar Kabupaten Sukabumi. Sisanya sebanyak 35% atau lebih kurang 400-an orang lebih merupakan warga Sukabumi.

“Sebetulnya kami menargetkan bisa melakukan rapid test bagi 2.500 orang wisatawan. Tapi tercapai 59,72% atau sebanyak 1.493 orang,” jelasnya.
Andi mengimbau agar para wisatawan yang datang ke Kabupaten Sukabumi tetap menerapkan protokol kesehatan berupa memakai masker, mencuci tangan maupun menjaga jarak. Pun bagi masyarakat umumnya, penerapan protokol kesehatan harus jadi prioritas saat beraktivitas.”Selalu terapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” tukasnya.

Sementara itu, Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia menambahkan setiap wisatawan yang kedapatan reaktif dari hasil tes cepat disarankan kembali lagi ke daerah mereka masing-masing. Mereka pun disarankan melakukan isolasi mandiri.”Kita sarankan mereka putar balik. Bagi masyarakat, kami juga minta selalu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tandas Eneng.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter