Fokus Cilegon Sosial

CEO OF KABA Group Holding Company mengecam Keras Pernyataan Presiden Prancis

Reporter : Aan.SGT

CILEGON, FOKUSPRIANGAN, ID — Salah satu Pengusaha muda asal Ciwandan Kota Cilegon, Muhamad Sofiyan turut mengecam sekaligus meminta beberapa perusahaan yang tergabung dalam KABA Group untuk memboikot produk-produk asal Negara Perancis akibat dari pernyataan Presiden Emmanuel Marcon yang dianggap kontroversial dan telah menyinggung perasaan umat Islam di seluruh belahan dunia. Kamis (29/10/2020).

Chief Executife Officer (CEO) dari Kaba Group Holding Company ini mengatakan, seorang kepala negara semestinya menjunjung tinggi nilai-nilai tinggi perdamaian, sehingga cita-cita perdamaian dunia dapat terwujudkan.

Sofiyan percaya bahwa salah satu kekuatan Negara ada pada perekonomiannya. Sehingga ia mengintruksikan kepada beberapa perusahaan yang tergabung dalam group perusahaanya untuk tidak berbelanja atau menyentuh produk-produk asal Prancis.

“Saya melihat pernyaatan Emmanuel Marcon yang muncul di berbagai media nasional menyinggung perasaan umat muslim di dunia, oleh karena itu kami protes terhadap sikapnya, untuk turut memboikot produk-produk negara Prancis,” Ucapnya Muhamad Sofiyan.

Masih kata Muhammad Sofiyan. Saat ini adalah masa dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan, dan diperingati dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sebagai nabi terakhir di penghujung zaman.

Ia meyakin bahwa nabi muhammad adalah nabi pembawa penerang dikala umat diseluruh dunia dalam kegelapan, serta sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan mengajarkan ahlak mulia bagi umat seluruh di dunia.

“Saya selaku CEO OF KABA group Holding Company mengecam dan akan melakukan boikot terhadap produk asal prancis, hal ini terjadi atas pernyataan Emmanuel Marcon yang telah menghina Nabi Muhammad SWT yang sangat kontrovesial, dimana hari ini adalah hari Maulid Nabi Muhammad SWT, saya menjunjung tinggi nilai-nilai agama dari Rosulullah SAW,” JelasnyaSofiyan.

Berawal dari komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron terhadap pemenggalan kepala seorang guru yang pernah mempertontonkan kartun kontroversial yang menggambarkan Nabi Muhammad di salah satu kelasnya tentang kebebasan berekspresi.

Macron malah mengeluarkan pernyataan anti-Islam di Prancis yang memicu protes di negara-negara Muslim. Macron bersumpah bahwa Prancis “tidak akan menyerah” soal kartun Nabi dan mengatakan Paty “dibunuh karena Islamis menginginkan masa depan kita.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter