FOKUS SUKABUMI Hukum dan Kriminal

Sembilan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Diringkus Aparat Satnarkoba Polres Sukabumi Kota

Reporter : Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi Kota berhasil meringkus, sembilan pelaku penyalah gunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, dalam beberapa hari terakhi ini. Para pelaku, berhasil diamankan setelah melakukan pengungkapan penyalahgunaan narkoba dibeberapa lokasi yang berada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. “Selama satu Minggu ini ada sembilan tersangka dengan barang bukti yakni, sabu, kemudian ekstasi, hexymer dan tramadol,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni kepada wartawan, kemarin.

Dari pengungkapan sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba ini, Polres Sukabumi Kota mengamankan barang bukti sabu seberat total 117,4 gram, 37 butir ekstasi, 2.166 hexymer dan 618 tramadol, dua unit timbangan digital, dua buah alat hisap sabu, tiga unit telepon genggam dan dua unit sepeda motor. “TKP nya terjadi di beberapa tempat yaitu, Kecamatan Warudoyong, Cikole, Gunungguruh, Cireunghas dan Kecamatan Sukalarang,” sebutnya.

Kepada Polisi, para pelaku mengaku penyalahgunaan narkoba dan obat-obat terlarang tersebut telah dilakukan selama satu hingga enam bulan.
“Para pelaku sebagaimana yang tadi saya klarifikasi, melakukan aksinya sekitar satu sampai enam bulan, jadi merupakan pemain baru,” ujarnya.

Adapun modus yang seringkali dilakukan oleh para pelaku tersebut, seperti dengan cara menyimpan, sistem tempel hingga transaksi secara langsung. “Modus operandi dalam peredaran ini dilakukan dengan cara menyimpan kemudian sistem tempel, kemudian ada yang bertemu langsung dan sebagai kurir dalam peredaran dan ada juga satu pengguna dari sabu,” jelasnya.

Akibat perbuatanya, tersangka dijerat Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. “Pasal yang kami terapkan dalam pengungkapan penyidikan perkara ini yaitu pasal 111 (1), 112 (2), 114 (1), 114 (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun, kemudian pasal 62 Undang-undang No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukumannya maksimal 5 tahun,” tandasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter