Fokus Cianjur Pariwisata Sosial

Wisata Alam Green Dawuan Selalu di Padati Pengunjung Disetiap Hari Libur

Reporter : Yogi

KAB.CIANJUR.FOKUSPRIANGAN.ID – Untuk para Wisatawan yang ingin menikmati suasana libur yang berbeda dengan yang lain, kalian bisa mencoba untuk berkunjung ke Wisata Alam Green Dawuan yang beralamat di Kampung Warung Batu, Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat.

Wisata alam ini menyajikan makanan tradisional atau jadul, salah satunya bambu muda dapat kalian nikmati di wisata alam ini.

Selain itu, Wisata Alam yang baru di buka 9 Oktober 2020 ini, dapat kalian kunjungi dengan membayar tiket masuk seiklasnya saja.

Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar), Adang Mustofa, mengatakan bahwa dengan adanya wisata alam dawuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat warga setempat.

“Wisata Alam Green Dawuan sengaja kami kelola dengan tujuan agar dapat meningkatkan ekonomi kecil kecilan untuk masyarakat warga Kampung Warung Batu.”Ucapnya Sabtu (24/10/20).

Sambung Kompepar Adang.” Wisata ini dibuka dari mulai tanggal 9 Oktober 2020. pengunjungnya mencapai 1000 orang lebih dan ramai hanya di hari libur saja seperti hari Minggu,” Ujarnya.

Adang Muatofa menerangkan bahwa tiga bulan kedepan Wisata Alam tersebut akan di tutup untuk sementara waktu dan akan di buka di tahun 2021 dengan suasana baru dan lebih menarik.

” Wisata Green Dawuan untuk tiga bulan kedepan akan kami tutup sementara waktu dan akan di buka kembali di tahun 2021 tentunya dengan suasana yang berbeda, akan ada penjual accesories, pakaian dan makanan yang akan di campur sehingga nanti kami akan menyajikan makanan bukan tradisional saja.” Paparnya.

Kompepar Adang Mustofa menambahkan, bahwa Wisata tersebut difasilitasi dengan adanya beberapa stand didalamnya yang di buat oleh para panitia setempat yang kemudian di sewakan dengan harga 250.000 rupiah dengan tujuan untuk meningkatkan potensi yang ada diwisata tersebut.

” Wisata ini difasilitasi dengan adanya beberapa stand didalamnya yang kemudian buat oleh para panitia setempat yang kemudian kami sewakan dengan harga Rp. 250.000 ( dua ratus lima puluh ribu ) dengan tujuan untuk meningkatka potensi yang ada di wisata imi sendiri. ” Tambahnya.

Sementara Wati Ratnawati sebagai pengunjung mengatakan, keinginan saya ke wisata ini karena dekatnya jarak dari rumah ke tempat wisata ini dan wisata ini lebih ke wisata alam.

“Hampir setiap hari saya kunjungi wisata ini karna jaraknya dari rumah ke wista ini dekat dan tidak dipungut biaya untuk tiket masuknya melainkan hanya meminta seikhlasnya saja.” Tuturnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter