Fokus Kota Tasik Sosial

Saat Rapat Badan Anggaran, H Murjani Usul Kenaikan Honor RT/RW Dan Perhatian Untuk Insentif Guru Honorer

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Suasana berbeda dan menyita perhatian peserta rapat pada saat pelaksanaan Rapat Badan Anggaran, disaat dirinya mengusulkan 3 tema besar yang harus dibahas kali ini yaitu PAD harus naik 10%, hal ini dikatakan Anggota Banggar/Fraksi Gerindra H Murjani,SE.,MM

“Selain PAD yang naik, pada kesempatan ini pun saya mengusulkan agar insentif para RT dan RW naik 100%, serta usulan kenaikan insentif bagi Guru Honorer dari tingkat SD,MI, SMP dan MTS sebesar 350%. Selama satu tahun di DPRD dan melaksanakan kegiatan reses sebanyak tiga kali, yang saya serap dari aspirasi masyarakat selalu saja muncul dua hal yakni masyarakat meminta agar dapat memperjuangkan kenaikan Insentif bagi para RT/RW dan Guru honorer, selaku anggota Komisi II dan juga anggota Badan Anggaran , saya selalu menghitung kemampuan anggaran dan juga terus berupaya mencari sumber dana,” ujarnya.

Kita tahu bahwa honor RT perbulan selama ini Rp 100,000 dan RW sebesar Rp 125,000. Ini hasil survey di 30 Kota / Kabupeten secara random ternyata Honor RT / RW Kota Tasik sangat rendah menempati urutan ke 29 setelah Kab. Magetan Jatim dan Honor tertinggi di DKI Jakarta senilai 2 juta rupiah / bulan, lanjutnya

“Data hasil survey insentif RT RW 30 kota / Kab yaitu untuk
Kota Tasik Jumlah RT sebanyak 3,482 dan RW 835 kalau Honor naik 100% maka dibutuhkan penambahan anggaran sebesaf Rp 5,431 M.
Untuk Guru Honorer SD, SMP, MI, MTS ada srkitar 2,700 dan ini kalau dikurangi yg sdh mendapat fasilitas dari pemerintah masih ada yg Honor 200 sampai 300 ribu / bulan sebanyak 1,462. Kalau dinaikan 350% atau 700 ribu / bulan maka dibutuhkan penambahan anggaran sekitar Ro 8,772 M. Sehingga untuk 2 hal ini diperlukan anggaran sebesar Rp 14,203 M / Tahun. Itu hitungan saya saat rapat yang dihadiri oleh Pimpinan dan anggota Banggar dan TAPD serta seluruh dinas penghasil pendapatan ya
Ada berapa cara utk menutup anggaran sebesar 14,203 M yaitu bisa efisiensi anggaran belanja dan bisa juga perampingan struktur organisasi / Dinas yang saya lihat perlu perampingan atau penggabungan beberapa dinas, juga bisa dari Peningkatan PAD yang saya melihat sangat besar potensinya naik 10% dari target yang ditetapkan dalam KUA PPAS saat ini Rp 301 M. Dalam rapat sudah saya bongkar bahwa setelah dipotong pendapatan dana transitoris RS sisa 151 M, Kalau ini naik 10% maka ketemu angka 15 M ( nah angka ini untuk menutup kenaikan honor tadi. Ada potensi yang bisa kita gali dari 3 dinas yaitu dari dishub, Bapenda dan Lingkungan Hidup. Sudah diputuskan bahwa senin 28 agustus saya sebagai TIM pencari PAD akan membahas dengan 3 dinas tersebut, tandasnya.

Bagaimana tanggapan anda ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
Baca Juga  Polsek Pagerageung Laksanakan Kegiatan Sosialisasi Maklumat Kapolri Dan Gerakan 3M
25
Siapa Calon Bupati dan Wakil Bupati Kab.Tasikmalaya Pilihan Anda?