Fokus Kota Tasik Sosial

Ponpes Al-Urwatul Wustha Gelar Upacara Hari Santri Nasional

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pondok Pesantren Al-Urwatul Wustha melaksanakan Upacara, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Kegiatan upacara Hari Santri ini selain diikuti seluruh Santri dan keluarga Pesantren tampak hadir staf dari Kelurahan, Kecamatan, Majelis Ulama Indonesia serta tamu undangan lainnya. Kamis (22/10).

Yang bertindak sebagai pembina upacara yakni Kepala Sekolah SMK Terpadu Al Urwatul Wustha, Nandang Ali Nurjaman M.Pd.

Pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan tiga pesan penting.


“Dimana para Santri harus memiliki akhlak yang terpuji dan memiliki kepercayaan yang tinggi, karena Santri merupakan sosok yang jadi idaman di masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam membina akhlaq dan di butuhkan di tengah masyarakat, pesan kedua santri harus memiliki sikap tawadu dan ta’dim terhadap guru, para ulama dan para kiyai , agar santri dapat berkah manfaat ilmu dan memiliki jiwa menghargai terhadap guru , ulama dan para kiyai, tradisi ta’dim terhadap guru dan kiayi jangan sampai hilang dan pesan ketiga, santri harus mampu bersaing di tengah hiruk pikuk situasi dan kondisi masa kini. Santri harus tampil terdepan dengan penuh prestasi, oleh karena itu sntri harus fokus dan rajin dalam menimba ilmu, cinta ulama , cinta pesantren, agar masyarakat tidak anti pati terhadap pesantren, karena pesantren garda terdepan dalam membina akhlaq moralitas generasi masa depan,” katanya,

Di waktu terpisah Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wustha berpesan bahwa, jadilah Santri yang mampu menggenggam tiga cahaya, yakni iman, Islam dan ihsan.”

“Dengan diadakannya Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ini, semoga para santri bisa lebih bangga lagi dengan identitas mereka sebagai santri, dan lebih giat lagi dalam menimba ilmu di Pondok Pesantren. Agar kelak, ketika para santri terjun di masyarakat, mampu menjadi insan yang dihargai dan dibutuhkan keberadaannya, dan kelak, santri mampu bersaing di dunia luar dengan orang lain, menjadi mutiara mutiara berharga untuk keluarga, bangsa dan agama,” tegasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter