FOKUS SUKABUMI Pemerintahan Sosial

Kejari Kabupaten Sukabumi Awasi Penyaluran BST di Desa Mekarsari

Reporter: Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Kabupaten Sukabumi berupaya memastikan pendistribusian bantuan sosial tunai bagi masyarakat miskin maupun warga yang terdampak dari pandemi virus corona atau Covid-19. Kejari Kabupaten Sukabumi, turun gunung untuk melakukan pengawasan secara langsung di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Rabu (14/10) kemarin.

Kepala Kepala Subseksi Penyidikan pada Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kabupaten Sukabumi, Elga Nur Fazrin mengatakan, ditengah pandemi virus corona, pemerintah maupun lembaga lainnya dari mulai tingkat pusat sampai tingkat daerah melakukan pergeseran anggaran demi memutus matarantai penyebaran virus mematikan tersebut.

Untuk memastikan penggunaan bantuan tersebut, agar sesuai aturan maka Kejari Kabupaten Sukabumi melalui Seksi Tindak Pidana Khusus pun ikut turun tangan, melakukan pengawasan dilapangan. “Bantuan sekarang ini, adalah bantuan sosial tunai tahap II yang diperuntukan untuk masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak dari pandemi Covid 19,” kata Elga.

Pendampingan penyaluran bansos ini, sambung Elga sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya preventif dan pencegahan adanya tindakan pemotongan maupun pungutan liar terhadap bantuan tersebut oleh oknum aparat desa atau oknum lainnya. “Iya, sesuai dengan slogan kami CIBADAK (Cegah, Bina, Tindak). Ini perlu dilakukan agar pemerintah desa dapat menyalurkan bantuan ke masyarakat tanpa adanya pemotongan atau pungutan,” tandasnya.

Apabila terbukti ada oknum aparat desa atau oknum lainnya yang melakukan tindakan pemotongan dan pungutan terhadap bantuan sosial tersebut, maka Kejari Kabupaten Sukabumi tidak akan segan-segan menindak mereka sesuai dengan peraturan atau Undang-undang yang berlaku. “Untuk itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada seluruh kepala desa. Ini dilakukan sebagai upaya agar dalam pendistribusian bantuan untuk penanganan Covid-19 ini, tidak salah menggunakannya,” terangnya.

Sebab itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi terus menyampaikan kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Sukabumi agar berhati-hati dalam pengalokasia angagarnya dan jangan sampai disalah gunakan untuk kepentingan pribadi kepala desa. “Jika ada dugaan penyelewengan harus segera dilaporkan kepada aparat keamanan atau langsung ke Kejari Kabupaten Sukabumi. Iya, asalkan laporan tersebut tidak tendensius, fakta dan tidak ada unsur fitnah apalagi hoaks, maka akan kita tindak tanpa pandang bulu,” tandasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter