Fokus Cianjur Pemerintahan Sosial

BPBD Kab.Cianjur Siagakan Relawan Tangguh Bencana di Cianjur Selatan

Kontributor: Yogi

KAB.CIANJUR.FOKUSPRIANGAN.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan seluruh relawan tangguh bencana di Cianjur selatan untuk mengawasi setiap tanda alam akan terjadinya bencana dan mengimbau warga untuk waspada dan segera mengungsi sebagai antisipasi terjadinya puncak La Nina, Rabu (14/10/20).

Sekertaris BPBD Cianjur, Mokh Irfan Sofyan, mengatakan persiapan untuk menghadapi Bencana puncak La Nina yang akan terjadi di bulan Desember tahun ini.

Hal tersebut ungkap Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan di Cianjur, sebagai upaya antipasi terjadinya puncak La Nina di sebagian besar wilayah Cianjur yang masuk dalam zona merah bencana alam di Jawa Barat dan meminimalisir terjadinya korban jiwa
saat bencana terjadi.

“Seluruh relawan tangguh bencana (RETANA) di setiap kampung, terhitung hari ini, disiagakan untuk memantau wilayahnya masing-masing dan segera melaporkan sekecil apapun tanda yang terlihat, sebagai upaya antisipasi jatuhnya korban jiwa saat terjadi
bencana,” katanya.

Khusus untuk retana di setiap kampung di pesisir selatan, disiagakan untuk memantau setiap perkembangan dan tanda alam akan terjadinya gelombang tinggi mulai hari ini hingga puncak La Nina yang diperkirakan akan terjadi di akhir tahun tepatnya bulan
Desember.

Tidak hanya di relawan di wilayah selatan, pihaknya juga menyiagaan seluruh relawan di setiap kampung dari wilayah utara, timur dan tengah yang merupakan daerah rawan bencana untuk melakukan hal yang sama, termasuk melakukan mitigasi dan meminta warga mengungsi ketika hujan turun deras dan mulai terjadi keretakan atau longsoran.

“Kami mengimbau seluruh warga di Cianjur, termasuk di perkotaan untuk tidak membuang sampah sembarang ke sungai karena akan menyebabkan banjir dan tidak menebang pohon sembarangan karena akan berdampak terjadinya longsor,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini seluruh petugas di BPBD Cianjur, melakukan pemetaan guna mengantisipasi datangnya La Nina dengan
curah hujan yang tinggi, agar saat terjadi bencana alam dapat segera dilakukan antisipasi dan penanganan cepat, termasuk memetakan lokasi pengungsian yang aman dari jangkauan bencana alam, longsor, banjir dan pergerakan tanah.

“Kami sudah intruksikan pada seluruh petugas BPBD untuk siaga menghadapi berbagai kejadian bencana termasuk dalam menghadapi puncak La Nina. Meski masih dua bulan lagi diperkirakan terjadi, namun kami sudah siap siaga dengan harapan tidak ada bencana yang terjadi,” pungkasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter