Fokus Kota Tasik Pemerintahan Sosial

Hari Ke-4 Pasca Musibah Keracunan Makanan, Walikota Tasik Mengunjungi Posko

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman memasuki hari ke empat paska kejadian keracunan makanan yang menimpa warga Kelurahan Karikil, mengunjungi Posko Siaga di belakang UPTD Puskesmas Mangkubumi, Minggu malam (11/10/2020).

Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman kesempatan tersebut untuk melihat kondisi pasien ke ruangan dimana pasien dirawat dan juga melihat kondisi dapur umum yang juga didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat, Kepala UPTD Puskesmas Mangkubumi H Arif Prianto S.Kep Ners, Camat Mangkubumi H Dahlan Arifin S.IP, Danposramil Kecamatan Mangkubumi Pelda Hendra, Kapolsek Mangkubumi IPTU Endang Wijaya S.Sos.

Usai kunjungan, Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menyampaikan kedatangannya ke posko siaga ini setelah 4 hari terjadinya keracunan makanan, untuk mengevaluasi dan melihat dari dekat kondisi pasien yang masih dirawat.


“Untuk data terbaru yang kami dapat sampai dengan hari ke 4 pukul 18.00 WIB jumlah kasus keracunan ini ada sebanyak 215. Untuk yang dirawat sebanyak 40 orang, yang tersebar di 3 tempat, untuk di Puskesmas Mangkubumi ada 13 pasien, RSUD dr Soekardjo ada 25 pasien
dan klinik Az-Zahra ada 1 orang pasien, sebanyak 175 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dan di pulangkan,” katanya.

Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim dari Dinkes yang mana seluruh Puskesmas dan para Dokter , perawat yang semuanya turun dan membantu, termasuk TNI-Polri pemuda yang juga terlibat. Yang paling utama adalah kita sedang mencari penyebab dari keracunan ini yang mana sedang di uji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang hasil dari uji ini di janjikan akan keluar pada hari Senin (12/10/2020) besok,” tambahnya.

“Tapi di sisi lain pihak Dinkes pun melalui Kesehatan Lingkungan (Kesling) terus sosialisasi ke masyarakat termasuk mengetes sumber air yang dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah yang terdampak keracunan makanan,” ucap H Budi.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter