Fokus Kab Tasik Pemerintahan Sosial

Untuk Menjaga Dan Mengantisipasi Terjadinya Longsor Dan Kekeringan Kades Kadipaten Tanam Ribuan Pohon

Reporter: Anton

KAB TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Cecep Agah Nagoya Kepala Desa Kadipaten, mengajak masyarakatnya untuk terus menjaga alam dan lingkungan sekitar dengan melakukan penghijauan (Kadipaten Hejo) di masing – masing wilayah kepunduhan seperti melakukan penanaman pohon untuk menjaga dan mengantisipasi terjadinya akan bencana longsor dan kekeringan air dikala musim kemarau.

Sebanyak 400 pohon yang di tanam dengan jenis pohon Duren, Muncang, Saga, dan kaliptus. Untuk kegiatan penanaman pohon yang ketiga kali ini di lokasi kampung Cikanangan Dusun Mekarsaluyu, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Minggu (11/10/20).

“Dalam pelaksanaannya di ikuti Kepala desa Kadipaten, Komunitas lingkungan Hidup, KarangTaruna, Pemuda, dan Masyarakat sekitar serta masyarakat luar kampung tersebut.Pelaksanan penanaman pohon ini yaitu bertujuan untuk antisipasi kita selaku masyarakat yang ada di wilayah desa Kadipaten, dalam antisipasi bencana alam longsor dan termasuk antisipasi bencana kekeringan air.” Kata Cecep Agah Nagoya Kepala Desa Kadipaten.

Lanjut Cecep, Tatkala kita tanami pohon-pohon minimal ada pohon yang bisa menyimpan air disaat kemarau berkepanjangan datang dan kita khawatir anak cucu generasi kita kedepan kalau dibiarkan alamnya seperti ini mungkin khawatir dalam kurun waktu 10-20 tahun ke depan, yang di khawatirkan sumber mata air itu tidak ada diwilyah desa Kadipaten, karena kalau penanaman pohon ini tidak dari sekarang kapan lagi.”Ucapnya.

Penanaman pohon di kepunduhan Mekarsaluyu ini sudah yang ke tiga kali nya dengan menanam sekitar 14.000 pohon dan di kampung Cirando sudah di tanami sekitar 10.000 pohon, penanamannya pada waktu itu bekerja sama dengan Kapolsek. Dan untuk rencana pada akhiri bulan oktober atau awal November 2020, kita berencana menanam di blok 8 kampung Tajurhalang sebanyak 10.000 pohon.”Ujarnya.

“Kita melaksanakan penanaman pohon ini yang nantinya bisa membantu perkonomian masyarakat sendiri, dengan contoh kita tanam pohon durian pada 3-4 tahun kedepan bisa menghasilkan toh hasilnya untuk masyarakat setempat.

Terakhir di katakan Cecep saya atas kepala desa sangat mendukung dan sangat bangga mempunyai para generasi muda yang mempunyai jiwa sosial tinggi, dan untuk harapan kedepannya mungkin desa Kadipaten khusus nya di wilayah-wilayah yang kurang produktif tanahnya dalam artian tidak bisa ditanami secara normal palawija dan sebagainya menjadi “Leweung Hejo”, bagi desa Kadipaten. Pungkasnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter