FOKUS SUKABUMI Sosial

Pabrik Pengolahan Kayu di Sukabumi Ludes dilahap Si Jago Merah

Reporter: Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Pabrik pengolahan kayu di Jalan Raya Baros, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros Kota Sukabumi, ludes dilahap si jago merah, Rabu (30/9), pukul 23.55 WIB. Proses pendinginan berlangsung hingga pagi ini pada pukul 05.00 WIB, Kamis (1/10/2020).

Berdasarkan informasi yang diperoleh menyebutkan, sejumlah warga mengaku sempat mendengar suara ledakan dari dalam area pabrik hingga kemudian muncul api membumbung tinggi. Dalam waktu singkat, api membakar seluruh atap pabrik. Petugas pemadam kebakaran langsung berjibaku memadamkan api.
“Informasi yang bekerja di sana sempat ada ledakan yang diduga berasal dari oven di dalam pabrik. Tidak lama muncul api, karena di dalam itu semua bahan yang mudah terbakar, api cepat membesar,” ujar Yogi, warga di sekitar lokasi kejadian. Api sempat meluas hingga nyaris menjalar ke sebuah rumah warga dan masjid yang lokasinya berdampingan dengan pabrik tersebut. “Api semakin membesar mendekati mesjid dan kantor pos yang berada di pinggir pabrik,” kata Yogi.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi datang ke lokasi kebakaran pabrik pengolahan kayu di Jalan Raya Baros Kampung Genteng RT 01/05, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis (01/10/2020). Kedatangannya untuk memastikan penanganan kebakaran berlangsung cepat dan memberikan semangat petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang berjibaku memadamkan api sejak Rabu (30/9/2020) malam hingga Kamis pagi.

Fahmi datang didampingi Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan, kebakaran pabrik terjadi pada Rabu 30 September 2020 sekira pukul 23.55 WIB. “Saya memantau langsung ke lokasi kebakaran ini agar proses pemadaman berlangsung cepat,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Menurut dia, para petugas telah sigap dan cepat menangani kejadian kebakaran. “Untuk memadamkan kobaran api, sebanyak 11 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi yakni 6 Unit Damkar dari Kota Sukabumi, 2 Unit Damar dari Cisaat, 1 Unit Damkar dari Sukaraja, 1 Unit Damkar dari Cibadak, 1 unit Tangki PMI, dan 1 Unit Ambulance PMI,” jelasnya.

Fahmi menyatakan, kobaran api pada Kamis pagi sudah dapat dikendalikan sehingga tidak menjalar ke pemukiman warga. 

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter