Fokus Kab Tasik Pendidikan Sosial

SMPN 1 Sukaresik Laksanakan Kegiatan Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19

Reporter: Anton

KAB TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN1) Sukaresik, melaksanakan kegiatan sosialisasi Protokol Kesehatan Disease 19 (Covid-19), kegiatan tersebut bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), yang bertempat di Aula SMPN 1 Sukaresik, Senin (21/09/2020).

Kegiatan tersebut bertujuan sesuai dengan surat edaran Keputusan Berdasarkan (SKB) 4 Menteri dan Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya.

Drs. Ade Suherman, M. Pd, Kepala Sekolah SMPN 1 Sukaresik, ketika ditemui mengatakan kegiatan sosialisasi Covid-19, yang di laksanakan sesuai program dengan edaran SKB 4 menteri dan surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya

“Bertujuan untuk mensosialisasikan kesiapan kalau orang tua mengizinkan sekaligus menyampaikan bagaimana pentingnya protokol kesehatan tentu saja untuk melaksanakan KBM secara New Normal. Itu pun kalau di izinankan oleh Satgas Gugus Tugas Covid 19, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya,” Ucapnya Ade Suherman kepada fokuspriangan.id.

Beberapa yang harus di ikuti atau dilaksanakan oleh siswa dan orang tua siswa, tentang Protokol kesehatan. Dalam perlakuan khusus dimana anak tersebut 50% masuk ke kelas dengan cara di Kelas sudah di atur sedemikian rupa hanya 16 orang dari 32 orang.

“Selanjutnya untuk masuknya beda – beda dari mulai kelas 7 masuk Jam 07.15, Kelas 8 masukbJam 08.15 dan Kelas 9 masuk jam 09.15, Itu salah satu untuk tidak terjadi ada kerumunan, dan di atur sedemikian rupa disebutnya kelas ganjil, kelas genap, yang mana Kelas ganjil tersebut contoh untuk Kelas A di sekolah dan yang genap nya di rumah, besoknya di balik yang genap di sekolah dan yang ganjil di rumah, itu dalam 1 Minggu hanya 3 kali pertemuan dan waktu di sekolah hanya 2- 3 jam,” Jelasnya.

Agar memutus mata rantai dan penyebaran Covid-19, kantin sekolah tidak diperbolehkan buka, tidak ada pelajaran pelajaran yang sifatnya berkerumun, tidak ada anak istirahat keluar hanya di kelas saja, dan di haruskan membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah.

“Dalam sosialisasi ini ternyata keinginan orang tua siswa untuk diadakan tatap muka banyak yang merespon dan orang tua juga menandatangani peryataan di atas bermaterai, para orang tua siswa pun setuju. Dalam pelaksanaannya juga kita akan menyiapkan sarana untuk cuci tangan, masker, alat pengukur suhu tubuh dan handsanitizer,” Ujarnya.

Disinggung tentang kapan pelaksanaan tatap muka akan dilaksanakan, Ade Suherman mengatakan belum tahu karena ini baru sosialisasi, sesuai surat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, yang berisi
silahkan buat kesiapan masing masing sekolah untuk tatap muka paling lambat tanggal 15 September, untuk hari ini sudah melewati tanggal tersebut.

“Saya datang ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kemaren ternyata Kepala Dinas menyatakan belum boleh tatap muka, sedangkan saya sudah menyebar surat ke para orang tua siswa dan melaksanakan sosialisasi. Dan kami pun sudah bekerjasama dengan pihak puskesmas, tim Gugus Tugas Kecamatan, Kepolisian, Koramil, karena kami tidak mau di anggap berjalan sendiri,” Jelasnya.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter