Fokus Cilegon Sosial

Kian Merajalela Penipuan PSK melalui Aplikasi Michat Di Kota Cilegon

Reporter: Aan.SGT

CILEGON. FOKUSPRIANGAN, ID – maraknya penipuan melalui aplikasi Michat yang dilakukan oleh sejumlah wanita pekerja sex komersial dengan modus open (BO) sistem Dp, baik Dp pulsa hingga Dp transfer uang hingga ratusan ribu. Minggu (13/09/2020)

Saat penelusuran awak media, dengan menggunakan aplikasi Michat yang selalu digunakan para pekerja sex komersial dengan memanfaatkan media sosial untuk aksinya. Dan langsung terhubung dengan salah satu wanita berinisial (R) yang menawarkan open BO 400 ribu dengan sistem Dp pengisian pulsa 200 ribu, sisanya dikamar.

“Open BO 400 ribu Dp 200 pulsa, sisanya 200ribu cash dikamar villa Cilegon. Durasi 2jam bebas crot, bebas make kondom atau ga, dan ga bisa cash wajib DP,” ucapnya (R).

Saat ini, aplikasi MiChat menjadi salah satu media sosial yang banyak dipakai untuk prostitusi online. Ketika seseorang sudah men-download aplikasi MiChat, pengguna bisa langsung mendaftarkan akun-nya untuk bisa berkomunikasi melalui aplikasi tersebut.

Saat disinggung terkait Dp pulsa, (R) mengungkapkan bahwa dirinya melakukan sistem Dp kirim pulsa karena (R) baru saja ATM nya tertelan, dan menurutnya jika benar-benar serius BO, akan berlanjut komunikasi melalui whatsapp.

“Aku ga ada rekening, ATM aku kemarin baru saja ketelen, jadi Dp tf via pulsa untuk sementara. Kalo bener-bener serius pindah ke whatsapp biar enak dan aku vcs buat beberapa menit, Dp tf lanjut whatsapp,” Jelasnya.

Modus PSK Palsu sebagai penipu tidak jauh berbeda dengan akun pramunikmat yang asli. Ketika mencari keberadaan mereka melalui fitur “Pengguna di Sekitar”, akun-akun yang diduga merupakan modus penipuan bermunculan.

Ciri-ciri akun PSK Palsu itu adalah mereka lebih berani atau terang-terangan menulis kata open BO, ST, LT, VCS. Singkatan-singkatan kata itu adalah istilah di dunia pelacuran online. BO (Booking Order), ST (Short Time), LT (Long Time), VCS (Video Call Sex).

Ciri lainnya adalah meminta konsumen untuk melakukan transfer ke rekening mereka terlebih dahulu. Akun-akun penipuan itu meminta pria hidung belang membayar DP (down payment) atau uang muka.

Tarifnya beragam. Mulai dari 10 persen sampai 50 persen dari harga jasa esek-esek yang mereka tawarkan. Penipu juga memasang foto-foto wanita cantik untuk memikat dan meyakinkan konsumen.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter