Fokus Kota Tasik Pemerintahan Sosial

Silaturahmi Kadis Pertanian Kota Tasikmalaya Dengan Gapoktan Kelurahan Cipari dan Cipawitra

Reporter : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Kepala Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya yang didampingi oleh para penyuluh pertanian dan Ketua Forum Gapoktan Kota Tasikmalaya mengunjungi Gapoktan yang ada di Kelurahan Cipari dan Cipawitra yang mengambil tempat di Kampung Cilamajang Kelurahan Cipawitra Kecamatan Mangkubumi ini untuk bersilaturahmi sambil melihat apa yang menjadi keunggulan keunggulan dari Gapoktan itu sendiri, hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya H Tedi Setiadi, Rabu (09/09/2020).

“Selain mencari keunggulan keunggulan juga mendengar apa yang menjadi kelemahan kelemahan dari tiap-tiap Gapoktan. Saya melihat disini, ternyata Alhamdulillah di dua Gapoktan dari Kelurahan Cipari dan Kelurahan Cipawitra ini, memang irigasi nya sudah cukup bagus sekitar 70 persen dan ada jg yang mengeluhkan akan irigasi yang diwilayahnya dianggap kurang bagus ada sekitar 30 persen yang harus diperbaiki. Sehingga hasilnya untuk yang irigasinya bagus dalam satu tahun dapat panen sampai 3 kali panen, ada juga yang dua kali panen apa alasannya karena irigasinya yang kurang bagus,”tuturnya.

Disini pun ternyata ada yang namanya Pusat Pelatihan Pertanian Swadaya, oleh adanya ini harus kita dorong. Yang berdasarkan penjelasan Ketua, yang mengatakan bahwa Pusat Pelatihan ini bergerak di bidang terong, kemudian kacang panjang, pokoknya ditanaman hortikultur,” tambah H Tedi.

“Kita pun mendorong dan menyarankan untuk berorientasi supaya bisa meningkatkan, selain meningkatkan jumlah hasil produksinya juga harus mampu meningkatkan kualitas hasil tanaman itu dan yang ketiga harus mampu meningkatkan daya saing. Di sini pun kita mendapati sub kelompok tani namun walaupun hanya sub tapi bergeraknya ada di perikanan nila yang perkembangannya bagus sekali, kan ikan nila menjadi unggulan Kota Tasikmalaya, di sub kelompok ini pun ada juga puyuh, untuk puyuh ini sayangnya harganya masih ditentukan oleh harga pakan. Seolah-olah tidak seimbang. Harga pakan tinggi tetapi harga telur puyuhnya murah. Oleh karena itu bagaimana caranya, kita memang ada upaya merencanakan ada pasar tani. Mudah-mudahan hal pasar tani ini dapat diwujudkan. Supaya nanti yang menentukan harga pasar itu dari para petani,” harap H Tedi.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter