Fokus Kab Tasik Sosial

Dengan Tema Hijrah Karena Alloh, Hidup Berkah Rejeki Berlimpah “MUI Kecamatan Sukaresik Gelar Gema Muharam 1442.H

Reporter: Anton

KAB TASIK. FOKUSPRIANGAN. ID – Dalam rangka Gema Muharram 1442 H, tahun 2020 tingkat Kecamatan Sukaresik dengan tema “Hijrah Karena Alloh, Hidup Berkah Rejeki Berlimpah ” kali ini dipusatkan di Masjid Al Muawanah Kampung Cimanggu, Desa Sukamenak Kecamatan Sukaresik. Selasa (08/09/2020).

Acara dihadiri Sekda dan Staf Ahli Kabupaten Tasikmalaya, Muspika Kecamatan Sukaresik, para kepala desa se kecamatan Sukaresik, Pimpinan lembaga ke agamaan dan perwakilan jamaah majelis taklim sekecamatan Sukaresik.

Asep Saepulloh,S.Pdi, Ketua MUI Kecamatan Sukaresik sekaligus ketua paniatia pelaksana mengatakan kegiatan ini dalam rangka menyambut dan mengisi datangnya tahun baru 1442 H. Untuk kegiatan kali ini diisi dengan empat kegiatan yaitu Dzikir dan doa bersama, Tabligh Akbar, Santunan yatim piatu, dan donor darah,”ucapnya.

Masih menurut Asep untuk pelaksanaan kegiatan ini di selenggarakan tiap tahun, jadi kita dari mesjid. Tetapi jenis kegiatannya berbeda beda, Alhamdulillah tahun ini dalam pelaksanaanya sangat meriah.

Di masa pedemi covid 19 kami tetap melaksanakan protokol kesahatan, seperti jamaah sebelum masuk di cek suhu, hansanitizer dan wajib menggunakan masker. Kami bekerjasama dengan tim gugus tugas covid 19 tingkat kecamatan.” Ujarnya

Terakhir Asep berharap untuk meningkatkan syiar Islam supaya masyarakat Sukaresik lebih melaksanakan ke taatan kepada Alloh dan ketakwaannya. Dan kami MUI Kecamatan menghimbau dalam Pilkada Tahun 2020 ini, supaya tetap menjaga kondisifitas siapapun pilihannya tidak jadi masalah yang penting terpilih pemimpin yang Amanah dan masyarakat tetap terjaga ukhuwah Islamiyyah nya khususnya untuk masyarakat di wilayah kecamatan Sukaresik dan umum nya kabupaten Tasikmalaya.” Harapnya.

Sementara di tempat yang sama Opan Sopian  S.Pd, M.Pd,M.SI., Camat Sukaresik menambahkan Alhamdulillah kegiatan dalam rangka Gema Muharram 1442 H, tahun 2020, tingkat Kecamatan Sukaresik, kali ini di isi dengan baksos donor darah ini sebagai bukti warga di wilayah kecamatan Sukaresik,memiliki tingkat pri kemanusiaan yang adil dan beradab tinggi, dengan mengamalkan Pancasila itu tidak hanya di koar koarkan tapi dilaksanakan, ini sebagai bukti bahwa unsur kemanusiaan yang sangat luar biasa bukan hanya wacana saja, tetapi di buktikan, bahwa masyarakat ketika diajak wabil khusus oleh para alim ulama dia mengikuti kegiatan.” Katanya.

Masih dikatakan Opan untuk yatim piatu memang tersebar dimana- mana seperti ada di pesantren, desa, dan kampung – kampung. “Alhamdulillah untuk tahun ini pelaksanaan Muharram memang agak lebih meriah dan sekalipun dalam situasi pandemi tetap kita melaksanakan syiar Islam dalam melaksanakan kewajiban – kewajiban sebagai orang yang beragama wabil khusus orang beragama Islam.

Kita sering mendengar cerita – cerita tausiah dari para alim ulama para tokoh terkemuka di kecamatan Sukaresik, sangat melakukan respon yang sangat positif terhadap kegiatan rumah yatim ini mudah-mudahan bisa masif lagi lebih bermanfaat lagi gerakannya lebih kuantitinya lebih besar kualitasnya juga lebih baik. Dan ini kedepannya bisa dijadikan agenda rutin Muharraman sehingga pembentukan panitia nya bukan insidentil tetapi yang sifatnya permanen, dibentuk panitia setiap tahun ditingkat kecamatan, biarkan hidup terus ditingkat desa, hidup terus ditingkat pesantren, tetapi ditingkat kecamatan bisa dijadikan yang lebih bagus lagi.”Ucapnya.

Opan berharap yang pertama mari kita rumat yatim karena mereka ditinggalkan orang orang tuanya oleh ibunya atau malah ibu dan bapaknya sudah tidak ada, jangan sampai putus harapan anak – anak generasi kedepan yang lebih bagus. Di rawat lah oleh semua nya di perhatikan kebutuhan nya baik kebutuhan secara psikologis, secara fisik maupun kebutuhan secara sosial dan finansialnya, itu harus dicurahkan sebagian nya oleh pemerintah, para alim ulama dan oleh masyarakat terkemuka.

Kemudian untuk donor darah mudah – mudahan ini terbangun komunitas pendonor dikecamatan Sukaresik yang lebih bagus lagi, kalau hitungan kita misalkan dilihat dari jumlah pemilih saja hampir dua puluh tujuh ribuan, tergambar masyarakat baru berapa persen dalam hitungan 100 orang itu harus ribuan orang nantinya. Sehingga kecukupan darah untuk kemanusiaan yang di koordinasikan yang diurus oleh PMI wabil khusus oleh unit transfusi darah itu bisa lebih memberikan pertolongan untuk kepentingan masyarakat,”pungkasnya.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter