FOKUS SUKABUMI Sosial

Pencinta Ikan Cupang di Cicurug Sukabumi Semakin Eksis Saja

Reporter : Rusdi – Guntur

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.IDDemam ikan hias jenis cupang sepertinya tidak pernah ada matinya. Seperti di Sukabumi pecinta ikan hias Sukabumi masih tetap eksis bahkan semakin eksis saja. Akhir-akhir ini beberapa komunitas ikan hias di Cicurug Sukabumi mengorbitkan jenis baru dari ikan Cupang atau yang dikenal dengan nama Blue Panda yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah.

Blue Panda, sepertinya nama itu tidak asing bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa. Pasalnya, ikan cupang identik dengan ukuran yang minimalis namun mempunyai kharisma yang cukup menawan karena warnanya yang cukup mencolok. Jenisnya pun beragam seperti, Wild Betta, Avatar, Slayer, dan Plakat Koi. Aneka jenis ikan cupang itu tidak bisa dipandang sebelah mata lantaran beberapa dari ikan ini memiliki harga yang cukup fantastis.

Pemilik Galery Engkong di Desa Pasawahan, kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Agus Salim atau akrab disapa Engkong mengatakan, harga ikan cupang hias yang tersedia di kiosnya cukup beragam tapi harganya masih terjangkau.
“Kalau yang standar dan beredar di Sukabumi saat ini yaitu blue panda harganya sekitar Rp 50 ribu per ekornya,” kata Engkong kepada FokusPriangan.id, Senin (31/8/2020).

Engkong menjelaskan, jenis apapun kalau disini harganya relatif murah yakni, plakat dan apatar. Harganya bisa mencapai puluhan juta terlebih bagi cupang yang sudah menjadi juara dalam kontes. “Untuk jenis apatar pernah ada yang mencapai Rp 10 juta. Harganya bisa mahal karena pernah menjuarai kontes Betta. Selain itu, bentuknya pun sangat sempurna jika dilihat dari tulang, bentuk ekor, sirip serta bintik warna mutiaranya,” jelasnya.

Aneka jenis Cupang ini, merupakan persilangan antara cupang sukabumi dan dari luar Jawa. Ia pun kini sedang merawat sekitar ratusan ekor cupang yang merupakan persilangan dari beberapa daerah tersebut. Ia menuturkan, kendati harga cukup mahal namun cupang jenis baru itu cukup banyak peminatnya. Dalam satu hari, bisa menerima pesanan lebih dari tujuh ekor. Rata-rata konsumennya didominasi pecinta ikan hias pemula.
“Yang beli kebanyakan dari kalangan pemula dan anak-anak,” ujar Engkong..
Untuk pengembangan usahanya, Engkong berharap bantuan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pusat.

“Alhamdulillah saya belum pernah menerima bantuan dari pemerintah, mudah-mudahan kedepannya ada perhatian pemerintah untuk usaha kecil seperti kami ini,” tandasnya.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter