Fokus Cianjur Sosial

11 Tahun TKW Asal Kabupaten Cianjur Hilang Kontak Dengan Keluarganya

Reporter : Andri.S

KAB.CIANJUR.FOKUSPRIANGAN.ID – Tati binti moch Tholib seorang ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pahlawan Devisa di Damam Arab Saudi, dikabarkan Hilang Kontak dan tidak kunjung pulang selama 11 tahun lamanya.

Tati yang saat itu berusia 35 tahun asal kampung Maleber, Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur berangkat untuk menjadi TKW melalui PT.Alhijaj dengan bantuan seponsor.

Pada tahun 2009 Tati berangkat meninggalkan satu orang anak perempuan.

Menurut Ibu Yang mengurus Tati dari usia 3 bulan, Tati adalah sosok perempuan yang tangguh dan dia bercerita bahwa Tati pergi ke Arab Saudi ingin membantu perekonomian dalam keluarganya. Namun bukan kebahagiaan yang didapat Tati malah tidak ada kabar sampai saat ini.

Tati sempat ada Kabar setelah 8 bulan keberangkatannya namun setelah itu Tati menghilang bagai ditelan bumi.

Pada tahun 2009 Juarsah (72) Ibu Seorang Pekerja Migran Indonesia itu sempat mempertanyakan keberadaan anaknya kepada PT.Alhijaz namun sampai saat ini PT tersebut tidak pernah mengabarinya.

” Waktu itu Tati berumur sekitar 35 tahunan dan Tati ingin berangkat karena ingin membangun rumah dan memperbaiki tarap hidup yang lebih baik.Tati berangkat pada tahun 2009, saat itu di bantu oleh seponsor yang berasal masih dari kabupaten Cianjur, Tati di berangkatkan saat itu oleh PT.Alhijaz.” Kata Juarsiah Ibu yang merawat Tati dari Umur 3 bulan, Selasa, (04/08/20) di rumahnya.

Sambung Juarsah.” Tati sempat ada kabar 8 (delapan) bulan setelah keberangkatan Tati, namun semenjak itu tati hilang kontak.” Sambungnya.

Lanjut Juarsah.” Saya Berharap Kepada Pemerintah, membantu mencari keberadaan Tati, karena bagai manapun Tati sudah seperti anak sendiri, saya mengurus Tati dari dia masih berumur tiga bulan. Maka dari itu tolonglah bantu kami mencari keberadaan Tati, tolong kami, kami semua mengharapkan kabar dari Tati. Memang pada tahun 2009’nan, pernah mempertanyakan hal ini, kepada PT yang memberangkatkan Tati, katanya tunggu nanti akan di tangani, namun PT tersebut sampai saat ini belum memberi kabar lagi. Jadi saya dan keluarga memohon kepada pemerintahan yang terkait dalam hal ini membantu mencari keberadaan anak saya, biarpun tidak membawa apa apa yang penting anak saya Pulang Ke Indonesia, agar kami bisa berkumpul kembali. ” harapnya sembari menangis.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter